Suara.com - Seorang influencer alias selebgram asal Utica, New York, Amerika Serikat, Bianca Devins (17), dibunuh kekasihnya sendiri, Brandon Andrew Clark (21).
Tak hanya membunuh, menurut Departemen Kepolisian Utica, sang pacar bahkan membagikan foto-foto mengenaskan mayat Bianca Devins di internet.
Diberitakan CNN International, tragedi tersebut terungkap setelah polisi menerima panggilan darurat 911 pada Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 07.20 waktu setempat.
Dari panggilan tersebut, polisi mendapat informasi bahwa seorang pria yang mencoba bunuh diri mengaku telah membunuh seorang wanita.
Begitu petugas tiba di lokasi, pria itu mulai menusuk lehernya dengan pisau, lalu berbaring di atas terpal di tanah.
Petugas pun melihat rambut cokelat yang membersit dari bawah terpal. Pelaku menyebutkan, rambut itu milik wanita yang telah ia celakai.
Setelah diidentifikasi, rupanya korban adalah selebritas untuk kalangan online gamers. Polisi mengatakan, terdapat luka menganga di lehernya.
Bianca dan Brandon berkenalan melalui Instagram sekitar dua bulan lalu hingga hubungan mereka makin akrab.
Pada Sabtu (13/7/2019), sepasang kekasih itu menonton sebuah konser di New York City. Saat dalam perjalanan pulang sekitar pukul 10 malam waktu setempat, kata polisi, keduanya bertengkar di mobil hingga kemudian berakhir dengan pembunuhan.
Baca Juga: Tak Sampai 24 Jam, Pembunuh Sadis Pasutri di Tuban Tertangkap
"Diyakini bahwa pelaku telah memotret dan membagikan foto-foto pembunuhan itu di platform Discord (aplikasi chat untuk gamers -red)," kata polisi, dikutip dari CNN International.
Sejumlah pengguna Discord yang melihat foto-foto sadis itu lalu melapor ka Departemen Kepolisian Utica.
Pelaku telah menjalani operasi darurat, dan polisi memperkirakan, nyawanya bisa diselamatkan. Begitu kondisinya pulih, ia akan menjalani penyelidikan dan dijatuhi hukuman.
Keluarga Bianca, yang baru saja lulus SMA dan hendak kuliah di Mohawk Valley Community College, dikabarkan menitip pesan terima kasih melalui polisi atas doa dari teman-temannya.
"Bianca, usia 17, adalah seorang seniman berbakat, seorang saudara perempuan yang penuh kasih, anak perempuan, dan sepupu, dan seorang gadis muda yang luar biasa, diambil dari kita terlalu cepat. Dia sekarang melihat kita dari atas, setelah bergabung dengan kucingnya, Belle, di surga. Senyum Bianca mencerahkan hidup kita. Dia akan selalu dikenang sebagai putri kita," bunyi pernyataan tersebut.
Berita Terkait
-
Jual Pinggiran Pizza, Restoran Ini Bikin Pelanggan Penasaran
-
Tidak Tahu Diri, Influencer Ini Minta Disponsori Pernikahan Mahal
-
Tak Asal Ngamen, Musisi Jalanan di Subway New York Ternyata Ada Audisinya
-
Kesal dengan Influencer, Kedai Ini Naikkan Harga Es Krim Dua Kali Lipat
-
Jarang Tunjukkan Wajah, Wanita Ini Jadi Influencer Paling Misterius
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat