Dia mengirim obat-obatan ke utara dengan armada pesawat dan kapal, dan memiliki buku besar akunting dan sistem komunikasi elektronik terenkripsi yang dijalankan melalui server komputer rahasia di Kanada, kata para saksi tersebut.
Para jaksa AS mengatakan Guzman telah menjual narkoba dengan nilai lebih dari 12 miliar dolar AS, dan majalah Forbes pernah menyebutnya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.
Meski sebelumnya telah ada beberapa tokoh kartel kelas atas yang di ekstradisi ke AS, Guzman merupakan yang pertama menjalani persidangan ketimbang mengaku bersalah.
Guzman sering hidup dalam pelarian. Setelah dipenjara di Meksiko pada tahun 1993, ia melarikan diri pada tahun 2001 dan disembunyikan di gerobak cucian dan menghabiskan tahun-tahun berikutnya pindah dari satu tempat persembunyian ke pegunungan Sinaloa.
Selama itu, dia dijaga oleh tentara pribadinya.
Dia ditangkap lagi pada tahun 2014, tetapi melakukan pelariannya yang paling terkenal tahun berikutnya ketika dia menghilang ke dalam lorong berventilasi sepanjang satu mil yang telah digali dan terhubung dengan penjara dengan pengamanan super ketat tempat dia ditahan.
Dia kemudian kembali ditangkap pada bulan Januari 2016. Pemerintah Meksiko mengatakan dia menyingkap persembunyiannya sendiri melalui sejumlah kesalahan, termasuk upaya untuk membuat sebuah film tentang kehidupannya.
Pengacara Guzman mengatakan mereka berniat mengajukan banding atas putusan yang mengatakan kliennya itu bersalah. Mereka telah meminta hakim Cogan untuk membatalkannya, dengan mengutip laporan bahwa juri tidak menaati peraturan pengadilan dengan membaca laporan berita tentang kasus tersebut selama persidangan, tetapi hakim menolak permintaan itu.
Meskipun Guzman jatuh, Kartel Sinaloa tetap memegang kuasa atas distribusi AS terbesar di antara kartel-kartel Meksiko pada tahun lalu, diikuti oleh Kartel Generasi Baru Jalisco yang tumbuh cepat, menurut Administrasi Penegakan Narkoba AS. (Reuters/Antara)
Baca Juga: Dituntut Penjara Puluhan Tahun, Raja Narkoba Meksiko 'El Chapo' Tamat
Berita Terkait
-
Dituntut Penjara Puluhan Tahun, Raja Narkoba Meksiko 'El Chapo' Tamat
-
Laris Manis, Kamar Hotel Ini Habis Dipesan Cuma dalam Waktu 2 Menit
-
Sempat Jadi Ikon Dunia, VW Beetle Akhirnya Disuntik Mati
-
Urus Imigran Ilegal, Presiden Meksiko Jual Pesawat Kepresidenan
-
Dramatis, Sambil Diiringi Soundtrack Titanic Mall Mewah Ini Mendadak Banjir
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi