Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan kuliah umum kepada ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil perekrutan tahun 2018. JK berpesan untuk mengutamakan memberikan pelayanan yang terbaik sebagai Anggota Sipil Negara (ASN).
JK menjelaskan bahwa beragam jenis pekerjaan yang akan dilakukan ASN tetap harus mengedepankan dalam melayani publik. ASN masa kini harus meninggalkan pemikiran harus mendapatkan pelayanan, justru sebaliknya yakni harus memberikan pelayanan yang terbaik.
"Prinsip anda yang selalu jadi pegangan anda ialah melayani. Apa tugas anda? melayani. Itu tentu berbeda cara melayani, tergantung apa tugas anda," kata JK dalam acara Presidential Lecture 2019 yang digelar di Istora Senayan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (24/7/2019).
"Melayani masyarakat untuk maju, tertib, melayani para pengusaha yang beri pekerjaan ke orang banyak. Semua itu tugas kalian. Jangan berprinsip lagi untuk dilayani. Dulu banyak yang mau dilayani, dihormati masyarakat. Ingin dapat fasilitas yang baik," sambungnya.
JK mengungkapkan bahwa setiap pekerjaan ASN memiliki satu tujuan yakni melayani. JK mencontohkan kalau seorang ASN yang bekerja di bidang pendidikan, semisal guru, harus ikhlas melayani para muridnya dengan memberikan pendidikan yang baik.
"Seorang guru yang diangkat melayani dengan mendidik generasi muda dengan ikhlas dengan kemampuan baik. Seorang pegawai Kemenkes melayani merawat mendorong kesehatan lebih baik," JK mencontohkan.
JK kemudian menerangkan bahwa ASN harus siap ditugaskan di daerah manapun. Memang bukan tugas yang ringan. Namun kata JK, hal tersebut menjadi salah satu bukti daripada tekad pengabdian seorang ASN.
"Bangsa ini bangsa besar. Kita tak punya lagi prinsip di Jawa diatur birokrasinya orang Jawa, di Makassar harus orang Makassar," ujarnya.
Kemudian JK juga mengatakan kepada ribuan ASN untuk tidak melulu tergantung kepada pemerintah pusat. JK menuturkan kalau sistem otonomi daerah saat ini sudah berjalan jauh lebih baik.
Baca Juga: Maruf Amin dan Jusuf Kalla Akan Pidato di Harlah PKB ke-21
"Anda ditempatkan di daerah jangan tergantung ke pusat. Semua serba pusat, itu masa lalu. Sekarang pemda ditentukan aparat di daerah untuk jalankan pemerintah," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Wapres JK Minta CPNS yang Lolos Tak Protes Bila Ditugaskan ke Pedalaman
-
Di Harlah ke-21, JK: Suara PKB Naik Terus Tapi Belum Bisa Libas Golkar
-
Soal Dokter Romi yang Dibatalkan Jadi ASN, Ini Jawaban Pemkab Solsel
-
Miris, Dokter Penyandang Disabilitas Ini Dibatalkan Jadi ASN
-
JK soal KKB di Nduga: Jika Tak Mau Damai dan Serang Tentara, Mesti Dibalas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi