Suara.com - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan kiai sepuh Nahdlatul Ulama KH Maimun Zubair yang juga Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan, di kediamannya, Menteng, Jakarta, Sabtu(27/7/2019).
Kunjungan KH Maimun Zubair yang lebih populer dengan panggilan Mbah Mun itu ditemani putranya Taj Yasin Maimun yang saat ini menduduki jabatan wakil gubernur Jawa Tengah.
Pada kunjungan tersebut, Mbah Mun menjelaskan maksud dan tujuan kunjungannya, bahwa dirinya yang telah berusia 91 tahun menyatakan pamit dengan Megawati Soekarnoputri, karena ingin berangkat beribadah haji ke Mekkah, Arab Saudi.
Kepada Megawati, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, ini menjelaskan dirinya akan berangkat beribadah haji ke Mekkah pada hari Minggu (28/7) besok.
"Kunjungan saya ke sini hanya ingin silaturahmi dan pamitan, karena mau berangkat naik haji ke Tanah Suci, hari Minggu besok," kata Mbah Mun, seperti ditirukan oleh Wakil Sekjen PDIP Eriko Sotarduga, yang saat itu juga berada di kediaman Megawati.
"Itulah namanya persaudaraan yang hangat di antara mereka berdua," kata Eriko Sotarduga seperti diberitakan Antara.
Anggota Komisi VI DPR RI ini menjelaskan, Megawati Soekarnoputri dalam kapasitas sebagai Presiden kelima RI dan Ketua Umum PDIP terus membangun dialog tidak hanya dengan partai, tokoh-tokoh agama, sejarawan, budayawan, dan tokoh-tokoh ternama di mancanegara.
Berita Terkait
-
Pengamat: 60 Persen Gerindra Ingin Masuk Koalisi Jokowi - Ma'ruf
-
Gerindra Bantah Siapkan Kader untuk Jadi Calon Menteri Jokowi - Ma'ruf
-
Gerindra Sebut Pertemuan Megawati - Prabowo Sebagai Semangat Rekonsiliasi
-
Bantah Keretakan, PDIP: Megawati dan Surya Paloh Enggak Ada Persoalan
-
Sandiaga Senang dan Merasa Terhormat Jika Diundang Ma'ruf Amin
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh