Suara.com - Satu kapal yang tenggelam di Perairan Karimun, Kepulauan Riau diketahui bernama SB Tenggiri 4 berjenis speedboat. Dalam kecelakaan tersebut, dikabarkan enam anak buah kapal selamat dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Tidak ada korban dalan kejadian tersebut. Semuanya selamat, satu narkoda dan lima ABK," kata Koordinator Tagana Karimun, Dedi Risdianto kepada Batamnews.com - jaringan Suara.com pada Minggu (28/7/2019).
Dedi mengemukakan kapal tersebut hanya transporter sayuran dari Selat Panjang. Kecelakaan tersebut diperkirakan akibat lambung kapal yang cepat karena menabrak karang.
Diketahui, kapal tersebut berangkat dari Tanjung Buton ke Selat Panjang menuju Batam. Setibanya di perairan pulau Kenipan, Karimun mengalami kecelakaan.
"Diduga menabrak menabrak karang di perairan Pulau Tikus Kenipan, sehingga lambung kapal pecah, dan tenggelam," katanya.
Untuk sementara, evakuasi telah dilakukan petugas dari KPLP Selat Beliah, Polair Polres Karimun, Polsek Kundur Barat, Tagana, Basarnas dibantu masyarakat dan nelayan.
Kasi Ops Basarnas Tanjungpinang Eko Suyatno mengatakan, kapal jenis speedboat itu hanya mengangkut sayur-sayuran.
"Speedboat itu bergerak dari Tanjung Buton, Riau sekitar pukul 09.00 WIB, gelombang sangat kuat," kata Eko.
Hanya ada enam orang yang menjadi awak di kapal itu termasuk nakhoda. Dikemukakan Eko, kapal mengalami kebocoran di bagian buritan sehingga air tidak dapat dipompa. Eko memastikan semua awak dan nakhoda selama usai mendapat pertolongan dari nelayan setempat.
Baca Juga: Satu Speedboat Karam di Perairan Kepulauan Riau
"Kapal bantuan datang dari masyarakat pulau Kenipaan untuk ditarik ke bibir pantai," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi