Suara.com - Ketika tak ada kamera awak media yang menyorotnya, politikus PDIP Adian Napitupulu justru menjadi pusat perhatian di media sosial.
Hal itu tampak dari viral-nya potret Adian Napitupulu saat berdiri jauh di belakang Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang dikerubungi para pemburu berita.
Pengguna akun Twitter @yusuf_dumdum membagikan foto tersebut pada Sabtu (27/7/2019).
Dengan gaya berbusana yang telah melekat pada sosoknya, yakni jaket kulit hitam dan celana jins, Adian Napitupulu tampak berdiri sambil melipat tangan di depan dada di dekat tembok sebuah bangunan.
Sementara itu, sekitar tiga meter di depannya, terdapat kerumunan orang yang menyorot Jokowi, didampingi sejumlah pejabat berkemeja putih.
Gambar tersebut tampak diambil dari arah samping dengan jarak yang cukup jauh dan posisi lebih tinggi dari Adian Napitupulu, rombongan Jokowi, serta kerumunan awak media.
"Ketika lawan menyerang dia berada di barisan depan, namun saat menang dia berada di belakang mengawal. Seorang kesatria tahu di mana harus menempatkan diri," kicau @yusuf_dumdum.
Hingga berita ini ditulis, foto Adian Napitupulu itu telah disukai lebih dari empat ribu kali.
"Adian tidak silau dengan puja-puji, kerumunan orang-orang tidak membuat dirinya merasa penting," komentar @Genesis7173.
Baca Juga: Enggan Jawab Najwa Shihab, Adian ke Andre Rosiade: Yang Ditanya Elu, Ndre
"Enggak jauh beda dengan komandannya, tidak gila hormat, enggak merasa istimewa/enggak mau diistimewakan, merasa sama dengan yang lain tanpa mau mendongakkan kepala," tambah @purbanasrun.
"Salut buat abang yang lagi sandaran di tembok... Salam hormat, Bang," puji @sayur_dilodehin.
Pengunggah foto juga menambahkan video Jokowi yang diambil oleh wartawan di saat yang sama ketika Adian Napitupulu berdiri di belakang.
Kala itu Jokowi sedang ditanyai tentang kabar putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang masuk bursa potensial bakal calon Wali Kota Solo.
"Saya enggak pernah melarang," kata Jokowi di lokasi pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019)
Berita Terkait
-
Nyalon Jadi Walkot Solo, Warganet Minta Gibran Rakabuming Banyak Belajar
-
Dari Survei Lokal, Gibran Dijagokan Teruskan Jokowi Jadi Wali Kota Solo
-
Anies Jawab Sindiran Terkait Ahok, Kata Jokowi Soal Gibran Ikut Pilwalkot
-
Gibran Ikut Pilwalkot Solo? Jokowi: Pegang Pabrik Juga Nggak Mau
-
Gibran Ikut Pilwalkot Solo? Jokowi: Saya Paksa Pegang Pabrik Juga Nggak Mau
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi