Suara.com - Satu pesawat militer Pakistan yang sedang melakukan penerbangan pelatihan jatuh di daerah pembangunan di kota garnisun Rawalpindi pada Selasa (30/7) pagi dan menewaskan semua lima anggota awak serta 12 warga sipil.
Kecelakaan itu juga mengakibatkan kebakaran yang meninggalkan tumpukan rongsokan yang berasap.
Pernyataan dari militer Pakistan menyebutkan bahwa pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan pelatihan rutin ketika jatuh. Tapi, belum ada keterangan mengenai jenis pesawat atau penyebab kecelakaan.
Selain memadamkan api, para petugas penyelamat dari kalangan militer dan sipil telah mengangkut sedikitnya 12 warga sipil yang cedera ke rumah sakit di kota itu.
Kini tersisa reruntuhan rumah, yang berasap dan tampaknya terkena dampak kecelakaan tersebut.
"Pesawat itu menghantam pinggir bangunan dan gedung yang ditabraknya itu runtuh total," kata seorang perwira militer di lokasi, lansir Reuters.
Lokasi tersebut, di satu desa di pinggir lokasi pembangunan perumahan kelas atas yang dinamakan Kota Bahia, dikelilingi oleh kendaraan layanan pertolongan dan militer serta para pejabat keamanan yang mendorong mundur kerumunan orang.
Rawalpindi berada di dekat Ibu Kota Pakistan, Islamabad, dan menjadi tempat markas militer Pakistan berada.
Sebelumnya, jejaring surat kabar The News International menyiarkan gambar yang memperlihatkan satu gedung yang dilahap api sebagai akibat langsung dari kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus
Berita Terkait
-
Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus
-
Suhu Minus 50 Derajat Celcius, Bagaimana Bertahan Hidup di Gletser Siachen?
-
Pesawat Cessna Jatuh di Sungai Cimanuk, Satu Awak Hilang
-
Jatuh Saat Usia 8 Bulan, Leher Gadis Ini Jadi Bengkok 90 Derajat
-
Pakistan Akhirnya Buka Kembali Wilayah Udara untuk Penerbangan Sipil
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji