Suara.com - Abdirahman Omar Osman, Wali Kota Mogadishu, Ibu Kota Somalia, tewas akibat luka-luka yang dialaminya dalam serangan bom bunuh diri di kantornya, kata pejabat pemerintah, Kamis (1/8).
Ia meninggal di Qatar saat menjalani perawatan setelah serangan itu.
Osman adalah warga negara Inggris hasil naturalisasi yang kembali ke Somalia untuk membantu pembangunan kembali negara yang tercabik perang tersebut. Ia pernah menjabat sebagai anggota dewan pemerintah kota London dari Partai Buruh.
Dia menderita luka parah ketika seorang pengebom bunuh diri dari kelompok militan al Shabaab melakukan serangan saat suatu pertemuan berlangsung di pusat pemerintah kota minggu lalu. Serangan itu menewaskan enam pejabat tinggi pemerintah daerah.
Para pejabat mengatakan sang wali kota diterbangkan ke Qatar untuk perawatan bersama sembilan orang lainnya.
"Wali Kota Mogadishu telah meninggal hari ini di Qatar. Semoga Allah mengistirahatkan jiwanya. Mereka yang terluka lainnya masih dirawat di Qatar," kata Saleh Omar Hassan, juru bicara pemerintah daerah Mogadishu kepada Reuters yang dikutip Antara.
Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed menyatakan tiga hari berkabung untuk menghormati Osman. Mohamed memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang.
Kelompok Islam terkait Al Qaida, Al Shabaab, yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung AS, telah melakukan beberapa serangan yang mengenai kalangan pemerintah dan sipil.
Osman sebelumnya menjabat sebagai menteri informasi Somalia, sebuah jabatan yang berikan kepadanya pada tahun 2010. Ia menjadi wali kota Mogadishu tahun lalu.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri Meledak di Balai Kota Mogadishu, 6 Warga Somalia Tewas
Berita Terkait
-
Kantor Capres Afghanistan Diserang, 20 Orang Tewas
-
Dalam Sehari 3 Bom Meledak di Afghanistan, 12 Orang Tewas
-
Bom Bunuh Diri Meledak di Balai Kota Mogadishu, 6 Warga Somalia Tewas
-
Serangan Bom Bunuh di Hotel Somalia, 7 Orang Tewas
-
Bocah Ledakkan Bom Bunuh Diri, 5 Tamu Pesta Pernikahan Afghanistan Tewas
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang