Suara.com - Program rumah dengan DP 0 rupiah telah dibuka sejak dua hari lalu, atau pada Rabu (7/8/2019).
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut animo masyarakat untuk mengikuti program tersebut cukup tinggi.
Meskipun tidak menyebutkan jumlah peminatnya sejauh ini, Anies meyakini program lanjutan itu akan berhasil. Anies mengatakan hingga saat ini masih menunggu proses pendaftaran yang masih berjalan.
"Nanti kita tunggu karena pembukaan kedua sudah berjalan, setahu saya animo cukup tinggi," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).
Menurut Anies, proses pendaftaran gelombang dua kali ini akan cepat.
Dinas Perumahan kata Anies, akan mengadakan penandatanganan pendaftaran tersebut dengan calon pembeli.
"Kita menargetkan kalau enggak salah pekan ketiga akan ada penandatanganan," kata Anies.
Untuk diketahui, rumah yang akan dibeli pada pendaftaran gelombang dua program Solusi Rumah Warga (Samawa) ini masih sama seperti sebelumnya, yakni di Klapa Village, Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Pendaftaran dibuka satu pekan ke depan. Untuk mendaftar, calon pembeli bisa langsung mendatangi Rusunawa Klapa Village.
Baca Juga: Anies Pamer ke Wapres JK: Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat
Berita Terkait
-
Dibuka Pendaftaran Rumah DP 0 Rupiah Jakarta Gelombang 2, Ini Syaratnya
-
Peminat Rumah DP 0 Rupiah Punya Mobil Mewah, Nasdem: Itu Mafia
-
Pendaftar Rumah DP 0 Punya Mobil Mewah, Anies: Tandanya Banyak Peminat
-
Sebanyak 1.790 Warga DKI Jakarta Lolos Seleksi Rumah DP 0 Rupiah
-
Anies Pastikan Agustus 2019 Mulai Akad Jual Beli Rumah DP 0 Rupiah
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon
-
Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi
-
Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI
-
Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang
-
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
-
Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?
-
Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India
-
Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional
-
Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total