Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganggap program rumah DP 0 yang sedang dikerjakan diminati banyak warga. Bahkan orang yang mengikuti seleksi untuk memiliki rumah tersebut diketahui memiliki mobil mewah.
Menurut Anies, hal tersebut menandakan programnya diminati masyarakat dari berbagai golongan. Program rumah DP 0 tersebut saat ini sedang dalam tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.
"Ternyata yang punya mobil bagus pun berminat. Artinya minatnya cukup tinggi," ujar Anies di Gereja Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).
Namun menurut Anies para pemilik mobil mewah tersebut tidak langsung diterima begitu saja. Menurutnya nanti akan dilakuka pengecekan agar para pemilik rumah sesuai dengan kriteria.
"Karena itulah kenapa kami menggunakan kriteria. Supaya program ini menyasar dan memfasilitasi yang sesuai kriteria tersebut," kata Anies.
Ia menganggap penyimpangan tidak terjadi meskipun pemilik mobil mewah ikut meminati programnya tersebut. Menurutnya hal tersebut hanya menunjukan peminat rumah DP 0 tinggi.
"Bukan berarti lalu ada penyimpangan. Bahwa oh yang terima ternyata yang pemilik mobil mewah, tidak," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.790 warga DKI Jakarta berhasil lolos seleksi mengikuti program rumah DP 0 Rupiah. Program yang kerap digaungkan Anies saat kampanye itu telah memasuki tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.
Seleksi tersebut dilakukan untuk menyaring warga yang dianggap memenuhi syarat mengikuti program itu akan diundang untuk melengkapi berkas permohonan pengajuan kredit.
Baca Juga: Melayat Pastor Adolf, Anies: Beliau Jadi Jendela Jakarta Bagi Dunia
Kepala UPT Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera Dzikran Kurniawan mengatakan total masyarakat yang mendaftar untuk program tersebut sebanyak 2.359 orang.
"Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria," ujar Dzikran dalam keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal
-
Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik
-
Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH
-
Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
-
WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'