Suara.com - Warga Kampung Melayu reklamasi Sungai Ciliwung. Mereka yang reklamasi Sungai Ciliwung adalah warga RT 06 RW 08 Kelurahan Kampung Melayu.
Alasan mereka reklamasi Sungai Ciliwung karena para warga takut tanahnya longsor.
Reklamasi dilakukan warga dengan menggunakan tumpukan batu yang dimasukan ke dalam karung. Batu-batu itu ditumpuk dipinggir sungai dan diberikan tanah sebagai pelapis.
Masnun, salah satu pemilik rumah di bantaran kali mengaku melakukan itu karena takut tanahnya sekitar rumahnya mulai miring. Ia menyebut hal itu terjadi sejak musim hujan terakhir dan rumahnya terkena banjir.
"Ini memang biar nggak miring saja, kan sempet miring pas banjir kemarin," ujar Masnun di lokasi, Jumat (16/8/2019).
Menurutnya bebatuan tersebut diambil warga dari puing sisa proyek pelebaran selokan di kawasan tersebut. Selokan yang lama dianggap sempit dan diperlebar menggunakan beton.
Namun bebatuan sisa proyek dibiarkan dipinggir jalan. Akhirnya warga menggunakan batu-batu tersebut sebagai bahan untuk mereklamasi pinggir kali ciliwung.
"Ya dari pada dianggurin, kan jadi agak tinggi ini tanahnya, mendingan," kata Masnun.
Reklamasi ini dinyatakan Masnun belum lama dilakukan. Sejak proyek tersebut berjalan, ia memperkirakan batu mulai dipasang warga di pinggir kali sekitar 2 pekan yang lalu.
Baca Juga: Buang Limbah Hewan Kurban di Sungai Ciliwung, Denda Rp 25 Juta Menanti
"Belum ada sebulan, paling dua minggu, baru sebentar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek