Suara.com - Warga Otista akan Gelar Salat Idul Fitri di Terminal Kampung Melayu.
Warga Jalan Otista 1 A, Kampung Melayu, Jakarta Timur akan menggelar salat Idul Fitri 1440 H di ruas jalan Terminal Kampung Melayu. Diketahui mereka sudah puluhan tahun melaksanakan salat Ied di lokasi tersebut.
Haru Senja (33), warga Jalan Otista 1A dan selaku Khotib Masjid Al-Islah RW 01 menjelaskan salat Ied di jalan Terminal Kampung Melayu kini sudah menjadi tradisi. Minimnya kapasitas masjid Al-Islah untuk menampung jemaah menjadi salah satu faktor warga terpaksa salat di ruas jalan terminal.
Dari pantauan Suara.com ruas jalan Otto Iskandardinata, Terminal Kampung Melayu sudah diberi garis putih yang menandakan shaf untuk salat Ied. Diketahui warga sudah melakukan persiapan sejak hari Senin (3/6/2019) dini hari.
Dimulai dari pukul 00.00 WIB Senin lalu warga mulai menandai shaf menggunakan cat air berwarna putih diatas aspal. Sedangkan untuk hari ini akan dilakukan bersih-bersih jalan bersama warga sekitar.
"Biasanya kita secara internal sudah disiapkan. Nanti malam yang akan kita kerjakan adalah siram-siram pembersihan diatas jam 12 malam dan kita akan pasang speaker," ujar Haru Senja saat ditemui Suara.com, Selasa (04/6/2019).
Menurutnya melaksanakan salat Ied di jalan Terminal tidak mengganggu pengguna jalan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian baik Polsek Jatinegara dan Polsek Cawang untuk mengamankan jalannya salat Ied.
Ia memperkirakan warga yang akan mengikuti salat Ied akan mencapai 2000 orang. Jumlah tersebut bersamaan salat Ied yang akan dilakukan Muhammadiyah dan Pemerintah.
"Karena besok ini gabungan salat Iednya antara Muhammadiyah dan Pemerintah bisa mencapai 2000 orang. Garis yang kita buat itu hanya patokan saja nanti bisa ke ruas jalan," tambahnya.
Baca Juga: Mabes Polri: STNK dan Plat Khusus Mobil Fortuner yang Ditilang, Asli
Nantinya area Terminal Kampung Melayu akan mulai ditutup pada hari Rabu (5/6/2019) pada pukul 06.30 hingga 08.00 WIB. Bagi warga yang ingin menunaikan salat Ied Heru menyarankan untuk membawa alas koran karena tidak disediakan karpet di Terminal Kampung Melayu tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi