Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator (Kereta Rel Listrik) KRL Commuter Line ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 74. Kali ini KCI memberikan tarif khusus saat 17 Agustus yakni Rp 1 untuk menaiki KRL.
Tarif tersebut hanya berlaku saat tanggal 17 nanti. Namun tarif tersebut bisa digunakan untuk bepergian menggunakan KRL ke semua tujuan.
Pemberlakuan tarif tersebut berlaku kepada pengguna Kartu Multi Trip (KMT), Tiket Harian Berjaminan (THB), dan kartu uang elektronik bank yang telah bekerja sama dengan PT KCI. Program ini mulai berlaku sejak pukul 08.00 sampai 17.00 WIB untuk seluruh relasi KRL pada hari tersebut.
Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program ini harus menaati ketentuan yang berlaku.
“Kami mengajak masyarakat untuk menikmati layanan KRL tarif khusus kemerdekaan dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta menjaga keamanan dan ketertiban demi kenyamanan bersama,” ujar Wiwik melalui keterangan tertulis, Kamis (16/8/2019).
Ia mengatakan saat hendak naik KRL, setiap pengguna wajib menggunakan KMT/THB/THB PP/uang elektronik bank dengan ketentuan tertentu.Ketentuannya yakni satu kartu/tiket hanya dapat dipakai oleh satu orang.
"Seluruh layanan khusus kemerdekaan ini merupakan bagian dari upaya PT KCI untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line," jelas Wiwik.
Pengguna dengan KMT, THB, maupun kartu bank harus melakukan tap masuk dan tap keluar dengan sempurna di Stasiun. Bagi pengguna KMT dan kartu bank ketentuan saldo minimum Rp5.000 saat hendak melakukan gate masuk tetap berlaku.
Khusus pengguna yang memilih menggunakan THB maupun THB Pergi Pulang tetap harus membeli tiket sesuai relasi/tujuan perjalanannya dan memberikan uang jaminan. Bagi yang perjalanannya tidak sesuai relasi maka harus melakukan penyelarasan tarif sesuai tarif normal.
Baca Juga: Anies Kukuhkan Paskibraka untuk Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi
Pembelian maupun isi ulang THB tidak dikenakan biaya. Uang jaminan juga akan dikembalikan sepenuhnya kepada pengguna saat mengembalikan kartu THB.
Selain memberlakukan tarif khusus kemerdekaan, PT KCI juga meluncurkan 5.000 buah KMT edisi khusus HUT ke-74 Republik Indonesia yang dijual mulai 17 Agustus nanti di 15 stasiun. Antara lain Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Cikini, Tebet, Universitas Indonesia, Depok Baru, Bojong Gede, Bogor, Sudirman, Tanah Abang, Palmerah, Sudimara, Taman Kota, Tangerang, dan Bekasi dengan harga Rp 50.000 sudah termasuk saldo Rp 15.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu