Suara.com - Jaksa penuntut utama Republik Dominika mengatakan pada Selasa (20/8) bahwa geng perdagangan narkoba terbesar di negara kawasan Karibia itu telah berhasil dibongkar.
Kelompok itu diduga menggunakan dua mantan pemain bisbol profesional untuk melakukan pencucian aset.
Mantan pitcher Liga Bisbol Utama Octavio Dotel ditangkap sebelumnya pada Selasa, sementara Luis Castillo, yang juga mantan pemain, disebut oleh pihak berwenang sebagai bagian dari geng.
Lebih dari 40 serbuan dilancarkan di seluruh negeri sehubungan dengan kasus itu, menurut Jaksa Agung Dominika Jean Alain Rodriguez.
Rodriguez mengatakan kepada wartawan di konferensi pers bahwa kasus tersebut menandai operasi antinarkotika terbesar dalam sejarah Republik Dominika baru-baru ini.
Dia mengatakan geng itu, yang diduga dikendalikan oleh pemilik klub malam Cesar Emilio Peralta, menjalankan salah satu operasi perdagangan narkoba terbesar di kawasan tersebut. Mereka mengangkut obat-obatan terlarang, termasuk kokaina, dari Amerika Selatan ke Amerika Serikat dan Eropa.
Reuters belum dapat menghubungi Dotel, Castillo, Peralta, atau pengacara mereka, untuk dimintai komentar. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Diduga Terima Uang Jaringan Narkoba, Presiden Honduras Didesak Mundur
-
Miris, Seorang Turis Meninggal Setelah Diturunkan dari Pesawat
-
Tembak Legenda Olahraga David Ortiz, Komplotan Ini Dibayar Rp 112 Juta
-
Misterius, Turis di Resor Ini Alami Sakit Parah Hingga Meninggal
-
Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Sabu, Polres Metro Jakbar Buru Satu DPO
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia