Suara.com - Heboh Warga Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Suwardi (55) yang berhasil selamat setelah berduel dengan seekor buaya di Sungai Batang Anggang menarik perhatian Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk meneliti lokasi tersebut.
Dari pengamatan dan informasi yang didapat dari masyarakat, BKSDA Sumbar menyatakan lokasi penyerangan buaya terhadap warga di Batang Anggang Nagari Bawan, Kecamatan IV Nagari pada Selasa (20/8/2019) lalu merupakan habitat buaya.
Kepala BKSDA Resor Agam Syahrial menjelaskan di lokasi tersebut memang sudah menjadi tempat hidup buaya sejak dahulunya.
"Untuk penyebab penyerangan, diduga kuat buaya merasa terganggu dengan aktivitas warga, karena informasi dari masyarakat buaya tersebut dua minggu terakhir baru menetaskan telur sehingga bersikap agresif," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com-jaringan Suara.com pada Kamis (22/8/2019).
Terkait itu, BKSDA Agam mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi. Mengingat bisa mengganggu habitat buaya serta mengancam keselamatan warga sendiri.
"Informasi dari masyarakat selama tiga tahun terakhir kasus penyerangan buaya kepada warga sudah terjadi empat kali namun laporan masuk kepada BKSDA hanya satu kali," lanjutnya.
Karena itu, dalam waktu dekat ini, BKSDA akan memasang plang peringatan agar warga tidak mendekati lokasi. Selain itu, BKSDA akan bekerja sama dengan pemerintah nagari untuk melakukan sosialisasi.
Sebelumnya diberitakan, Suwardi (55) warga Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, digigit buaya muara saat mencari lokan di Sungai Batang Anggang. Korban mengalami luka robek pada bagian dada, punggung dan tangan kanan, beruntungnya ia berhasil memberikan perlawanan dan melarikan diri pulang.
Melihat kondisi Suwardi Warga langsung membawa ke Puskesmas Bawan, dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung. Menanggapi Laporan tersebut BKSDA Sumbar langsung melakukan peninjauan lokasi serta penyebab buaya bersifat agresif.
Baca Juga: Selamat Usai Duel Maut dengan Buaya, Tubuh Suwardi Penuh Luka Robek
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB