Suara.com - Keputusaan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur oleh Presiden Joko Widodo (Widodo) menarik perhatian warganet.
Di jagat Twitter, ramai akun yang menuliskan tanggapan tentang pemindahan ibu kota.
Terlebih saat Presiden Jokowi mengumumkan lokasi pasti ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara.
Lokasi tersebut dipilih setelah pemerintah melakukan pengkajian mendalam selama beberapa tahun terakhir.
Hal itu diungkap presiden lewat penyataannya langsung di Istana Negara dan cuitan di akun Twitter @jokowi.
"Pada siang yang berbahagia ini, saya menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan kajian mendalam, terutama tiga tahun terakhir. Hasilnya, lokasi ibu kota baru paling ideal adalah Kalimantan Timur, sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara," cuit @jokowi.
Seketika Penajam Paser Utara pun mendapat sorotan dari warganet hingga menempati pencarian terpopuler alias trending topic Twitter.
Sejumlah warganet menuliskan ocehan tentang Penajam Paser Utara lewat berbagai penjelasan seperti yang dirangkum SUARA.com berikut ini.
"Alhamdulilah Presiden Jokowi mengumumkan letak Ibu Kota Negara Indonesia yang baru Penajam Paser dan Kukar jadi ibu kota baru di Kalimantan Timur," tulis @DiantyYasmin.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tetapkan Kalimantan Timur Jadi Ibu Kota Baru
"Kabupaten Penajam Paser Utara (Kab. PPU). Kab. PPU terletak di wilayah provinsi Kalimantan Timur dan berbatasan dengan Kab. Kukar. Kabupaten ini bisa dibilang baru dan muda karena baru dikeluarkan Undang-undangnya pada tahun 2002," cuit @BudiSarap.
"Keputusan @jokowi memindahkan ibu kota ke Penajam Paser Utara & Kutai Kartanegara, itu keputusan yang fenomenal. Karena ini bukan hanya memindahkan sebuah kota tetapi juga mendobrak status quo politik yang menempatkan Jawa sebagai pusat kekuasaan. #IbuKotaBaru," terang @NanaAdelia5.
Senada dengan hal itu, tagar #IbuKotaBaru menempati urutan pertama trending topic Twitter pada Senin (26/8/2019) pukul 16.00 WIB .
Berita Terkait
-
Unit Propylene Recovery Pertamina Balikpapan Resmi Memasuki Tahap Uji Coba
-
Media Asing Soroti Progres IKN, Kekhawatiran soal Lingkungan dan Demokrasi Jadi Perhatian Utama
-
15 Tahanan Kabur dari Polsek Samarinda Kota Akhirnya Tertangkap
-
Satgas Sikat Tambang Ilegal di IKN, Ribuan Hektare Lahan Rusak Dipulihkan
-
PHRI: Okupansi Hotel Merosot, Terhentinya Proyek IKN Buat Kaltim Paling Terdampak
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang
-
Cemburu Buta, Istri di Makassar Paksa Karyawan Berhubungan Badan dengan Suami, Lalu Direkam
-
Larangan Sawit Jabar Vs Regulasi Nasional: Mengapa Surat Edaran Dedi Mulyadi Rawan Digugat?
-
Korlap Demo Rusuh Tak Bisa Dipenjara? Wamenkumham Beberkan Syarat Mutlak di KUHP Baru
-
Pramono Anung Endus Ada Pihak yang Sengaja Adu Domba Warga Lewat Tawuran
-
Gen Z Cemas Sulit Cari Kerja? KSP Qodari Bicara Loker dari Dapur MBG hingga Koperasi
-
Nadiem Klaim Dapat Info soal Kejagung Usut Kasus Chromebook saat Liburan dengan Istri di Luar Negeri
-
Amnesty International Desak Investigasi Independen atas Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng Surabaya
-
Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM