Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan tak ada pesan terakhir yang disampaikan Siti Habibah kepada putranya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mintra Keluarga Cibubur.
Ferdinand menjelaskan, saat Siti Habibah dirawat di RS memiliki keterbatasan komunikasi. Akibatnya tak ada interaksi secara lisan antara Siti Habibah baik dengan SBY maupun anggota keluarga lainnya.
"Kalau untuk pesan (terakhir) karena Eyang ini sudah tidak bisa berkomunikasi ya sejak lama, sejak dirawat itu sudah tidak bisa interaksi dengan kita. Untuk komunikasi jadi sama sekali kita tidak ada mendapat pesan dari beliau karena memang kondisinya sudah tidak bisa berkomunikasi dan berinteraksi lagi dengan kita," kata Ferdinand kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).
Ia juga mengungkapkan kondisi terakhir Siti Habibah yang mendapat perawatan intensif di ruang ICU sejak dirawat hingga menghembuskan napas terakhir Jumat malam ini.
"Karena sejak di rawat ya begitu masuk RS kan berada di ICU ya terus dalam kondisi ya itu tidak bisa berinteraksi dengan siapapun karena kondisinya," ujar Ferdinand.
Diketahui, Siti Habibah, Ibunda Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggal dunia pada Jumat (30/8/2019) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. Mendiang Siti akan dimakamkan pada Sabtu (31/8/2019) besok.
Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik. Mendiang Siti menghembuskan nafas terakhir pada pukul 19.21 WIB.
"Telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Siti Habibah, ibunda dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada hari Jumat, tanggal 30 Agustus 2019, pukul 19.21, di RS Mitra Keluarga Cibubur," kata Rachland kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).
Rachland menjelaskan, mendiang Siti akan disemayamkan di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Setelah itu akan dimakamkan dengan informasi lokasi yang belum diumumkan.
Baca Juga: Mobil Baru Menteri Rp 147 M, Fadli Zon: Jokowi Dulu Pernah Tolak Wacana SBY
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar