Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sampai saat ini belum bisa memastikan apakah akan mengundang Ketua Umun Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau tidak seperti halnya mereka mengundang Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.
Ketua DPP PDIP Bambang Dwi Hartanto mengatakan partainya akan mengundang seluruh tokoh nasional termasuk Prabowo Subianto yang notabene merupakan rival Joko Widodo di Pilpres 2014 dan 2019.
Namun, mereka belum terang-terangan mengungkapkan apakah juga mengundang SBY atau tidak.
"Saya rasa semangatnya merangkul. Tadi juga sudah sangat tegas itu. Kami rangkul semuanya," kata Bambang di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).
Bambang memastikan orang-orang yang datang di Kongres ke-V PDIP adalah orang-orang yang diundang mulai dari tokoh masyarakat hingga pimpinan partai politik.
"Saya rasa pengalaman konfercab (konferensi cabang)-konferda (konferensi daerah) di seluruh provinsi kami mengundang tokoh-tokoh masyarakat, kepala daerah dari parpol lain kami undang," kata dia.
"Saya juga baru menghadiri konferda di Aceh, saya senang Pak Plt Gubernur datang, dari parpol lain datang, bahkan wali Aceh datang pada saat konferda beberapa hari yang lalu."
Diketahui, sebanyak 2.047 undangan diberikan PDIP untuk kalangan umum di luar partai dan perwakilan DPP, DPD dan DPC PDIP seluruh Indonesia. Selain Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Prabowo dipastikan hadir dalam acara Kongres V yang akan digelar di Bali pada 8-11 Agustus 2019 itu.
Baca Juga: Jubir Prabowo Sindir PLN: Sedang Kampanye Jaga Bumi dan Hemat Energi?
Berita Terkait
-
PDIP Takkan Rekrut Calon dari Partai Lain di Pilkada 2020
-
Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda
-
Nasdem Jadi Oposisi? PDIP: Pilihan Mereka Kalau Mau
-
Pengamat: PKS Sulit Jadi Koalisi karena Tak Dekat dengan PDIP
-
Aria Bima Sebut Jokowi Tak Punya Ambisi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat