Suara.com - Bukan rahasia lagi jika hewan primata memiliki kecerdasan tersendiri dan dapat meniru ulah manusia. Seperti monyet di kebun binatang China satu ini misalnya.
Belum lama ini, seekor monyet di kebun binatang Zhengzhou, China sukses membuat geger para pengunjung yang ada.
Bagaimana tidak, monyet itu rupanya tahu cara menggunakan senjata demi memecahkan kaca yang mengelilingi kandangnya.
Melansir laman Bored Panda, monyet jenis Capuchin itu diketahui memiliki penampilan dan wajah yang tergolong menggemaskan.
Namun, terlepas dari penampilannya yang membuat gemas pengunjung, monyet itu tiba-tiba saja mengambil batu yang ada dan mulai menajamkannya.
"Monyet itu menajamkan batu, kemudian mulai memukulkannya di kaca. Monyet itu lalu ketakutan dan pergi, tapi kembali (untuk melihat kaca yang hampir pecah) dan bahkan memegangnya," ujar seorang turis bernama Wang.
Insiden itu bahkan terekam di kamera, lantas menjadi viral di media sosial. Banyak yang terkejut melihat aksi monyet pintar tersebut.
Di sisi lain, salah satu staf kebun binatang menyatakan jika monyet yang satu itu memang berbeda dari monyet lainnya.
"Dia tahu cara memakai peralatan untuk memecahkan kenari. Ketika kami memberi kacang kenari ke monyet lain, mereka hanya tahu cara menggigitnya," ujar staf kebun binatang Zhengzhou.
Baca Juga: Miris, Pengunjung Kebun Binatang Ini Tega Ukir Namanya di Punggung Badak
"Tapi, dia tidak pernah memukul kaca sebelumnya. Ini kali pertama. Itu kaca yang tebal, jadi dia tidak akan bisa keluar. Setelah kejadian tersebut, kami mengambil semua batu dan menyingkirkan semua 'senjata'," tambah mereka.
Meski demikian, hal ini sebenarnya bukan hal aneh karena beberapa jenis spesies binatang memang diketahui bisa memakai peralatan manusia.
Salah satunya adalah simpanse yang bisa membuat tombak, hingga gagak yang memakai ranting pohon.
Sementara, warganet pun meninggalkan reaksi beragam setelah melihat insiden di kebun binatang China tersebut.
"Monyet sekarang tahu bahwa batu dapat digunakan sebagai alat, sebuah gambaran evolusi yang menakjubkan. Ini hanya masalah waktu..."
"Dia belajar dari pengunjung."
"Semua makhluk mendambakan kebebasan," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV
-
Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori
-
Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran
-
Tanpa Klise: Mengapa Romansa Dewasa di The First Jasmine Terasa Begitu Nyata
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya
-
Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar