Suara.com - Kehadiran aplikasi Kontool membuat heboh warganet Indonesia hingga akun Facebook mereka diserbu beragam komentar yang bikin tepok jidat.
Sementara itu, aplikasi Gojek juga tengah viral karena penggunanya mengalami penipuan hingga kehilangan Rp10 juta. Simak ulasan 5 berita terpopuler SUARA.com, Selasa (3/9/2019) kemarin:
1. Duh! Tanggapan Warganet Indonesia Heboh Aplikasi Kontool Bikin Tepok Jidat
Pengguna media sosial di Indonesia kerap membuat heboh akun milik negara lain hanya karena menampilkan kata yang terdengar mirip dalam penggunaan bahasa Indonesia. Salah satunya seperti fanpage akun aplikasi Kontool buatan Jerman yang diserbu warganet Indonesia.
Salah satu unggahan milik akun Facebook aplikasi Kontool viral dan mendapatkan lebih dari 7.000 Like dan ribuan komentar dari warganet. Akun tersebut diserbu warganet karena memiliki nama aplikasi yang diasosiasikan dengan alat kelamin lelaki oleh warganet.
2. Daftar 20 Mobil yang Ringsek di Kecelakaan Cipularang, Lengkap dengan Nopol
Sebanyak 8 orang meninggal dunia buntut dari kecelakaan beruntun di ruas jalan Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Selain itu, kecelakaan mengakibatkan puluhan orang luka-luka. Kekinian, polisi tengah mendalami penyebab terjadinya kecelakaan.
Dari keterangan saksi, diduga penyebab kecelakaan bermula ketika kendaraan dump truk yang bermuatan tanah hilang kendali.
Baca Juga: Mulai 4 September Blokir Internet di Papua Diturunkan ke Level Kabupaten
3. Kala Gus Dur Ceramahi Wiranto soal Bendera Bintang Kejora
Bendera Bintang Kejora, yang oleh sebagian besar masyarakat dikenal sebagai simbol Gerakan Papua Merdeka, berkibar di depan Markas Besar TNI dan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019) lalu.
Pantauan Suara.com, bendera itu dikibarkan di tengah aksi unjuk rasa ratusan Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti-Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme, dan Militerisme.
4. Penghuni Tak Terima Indekos Sleep Box di Johar Baru Disebut Tidak Manusiawi
Berita Terkait
-
Selain Kontool, 7 Nama Perusahaan Ini Juga Bikin Warganet Indonesia Ngakak
-
Kala Gus Dur Ceramahi Wiranto soal Bendera Bintang Kejora
-
Duh! Tanggapan Warganet Indonesia Heboh Aplikasi Kontool Bikin Tepok Jidat
-
Polda: Naliana Wasiangge dan Norince Kogoya Tak Terbukti Makar
-
Dua Mahasiswa Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Dibebaskan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?