Suara.com - Di laman jejaring sosial Facebook, beredar video seorang wanita yang diduga korban kecelakaan Nganjuk sedang dugem. Aksi tersebut dilakukan sebelum korban kecelakaan.
Awalnya rekaman itu dibagikan oleh aku Bang Suardhy ke grup Info Cegatan Ngawi pada Senin (9/9/2019). Di sana, terlihat gambar anak panah mengarah kepada seorang wanita di sebuah tempat hiburan.
Wanita itu mamakai baju kuning dan berambut panjang. Ia asyik bergoyang di hadapan seorang berjaket putih.
Sesekali ia menggelengkan kepala dan mengarahkan jarinya ke depan menikmati musik dangdut yang dibawakan pria di atas panggung. Sementara di akhir video, wanita itu tampak bercakap dengan seorang yang ada di hadapannya.
Disebutkan dalam narasi, bila sosok tersebut merupakan korban kecelakaan di Nganjuk, Jawa Timur. Saat itu korban diduga dalam kondisi mabuk.
"Sebelum kecelakaan di Nganjuk Seloreho yang diviralkan katanya bus MIRA sopirnya ugal-ugalan. Ternyata sang korban telah mengonsumsi minuman keras dan buron narkoba? Sisa korban 1 yang masih hidup sekarang di penjara Polres Nganjuk? #JanganmenyalahkanSOPIRbro," cuit Bang Suardhy.
Diketahui, terhadu kecelakaan maut antara mobil Toyota Innova dan Bus Mira di Jalan Raya Nganjuk - Madiun, tepatnya di Desa Selorejo, Kecamatan Bogor, Kabupaten Nganjuk, Senin (9/9/2019). Akibat dari peristiwa tersebut, tiga orang penumpang Toyota Innova meninggal dunia.
Insiden tersebut lantas menjadi perbincangan lantaran sebelumnya di media sosial beredar video yang memperlihatkan korban kecelakaan tengah bergurau. Seorang di antara mereka bahkan disebut sempat meramalkan kecelakaan yang terjadi lewat ucapannya.
Pria tersebut berbicara dalam bahasa Jawa. "Bariki aku gawekno story ngko nabrak-nabrak ngono lo ji (Ntar buat cerita kalau aku habis nabrak-nabrak ya ji--red)," ujarnya.
Baca Juga: Inikah Sosok Wanita dalam Video Detik-detik Kecelakaan Nganjuk?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender