Suara.com - Seorang pria di Meksiko disiksa suatu geng yang terdiri dari lima pria karena melakukan pemerkosaan. Ia dikebiri oleh geng tersebut menggunakan anjing pitbull.
Menurut media setempat, pria yang berusia 30-an tahun itu dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis di Meksiko, bulan lalu.
Ia lalu ditelanjangi, diborgol, dan diikat oleh lima pria yang hendak memberinya pelajaran.
Parahnya, sekelompok pria itu mendatangkan pula seekor anjing pitbull terrier putih-coklat saat menyiksanya.
Anjing itu menganiaya alat kelamin si pemerkosa, merobek, dan menghabiskannya tanpa sisa.
"Hentikan, lepaskan aku sekarang, lepaskan aku," teriaknya. Namun, lima pria di hadapannya hanya menonton, lalu salah satu dari mereka menutup mulutnya dengan kain.
Sementara itu, anjing yang lain, seekor pitbull cokelat, tidak melakukan penyerangan terhadap pria itu.
Mengutip Herald Publicist, Senin (9/9/2019), geng sadis tadi tak hanya melakukan penganiayaan, tetapi juga merekamnya.
Mereka mengaku sengaja mengabadikan dan menyebarkannya sebagai peringatan untuk orang-orang yang berniat jahat.
Baca Juga: Terpidana Predator Anak yang Terancam Hukum Kebiri di Mojokerto, Ajukan PK
Belum diketahui nasib korban pemerkosaan, pelakunya setelah disiksa, dan sekelompok pria yang menyiksa pelaku setelah videonya viral.
Berita Terkait
-
Gegara Merasa Dibohongi, Ilham Membabi Buta Tusuk Rudi Hartono
-
Perkosa Gadis 15 Tahun Secara Bergilir, 7 Pria Diringkus
-
Pro Kontra Kebiri Kimia pada Predator Anak, Ini Dampak Jangka Panjangnya!
-
Menteri Yohana : Yang Kontra Hukuman Kebiri, Sudah Terlambat
-
Predator Anak Terancam Kebiri Kimia, Keluarga Sebut Perilaku Aris Abnormal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi