Suara.com - Seorang wanita mengalami nasib apes saat membeli nasi padang dari sebuah rumah makan.
Kisah tersebut lalu ia bagikan ke Facebook pada Senin (9/9/2019), dengan foto penampakan makanannya.
Pengguna akun Kusuma Wardani itu memesan nasi padang dengan lauk usus untuk sarapan. Ia memesannya lewat jasa pengantaran ojek online.
Begitu makanan sampai, ia langsung membuka bungkusan dan menggigit usus tersebut.
Namun, ada rasa yang aneh ketika usus sapi itu menyentuh lidahnya. Perasaan Kusuma Wardani makin tidak enak ketika ia mencium aromanya.
"Udah laper langsung main gigit itu usus. Ternyata pas di lidah itu seperti caramel bumbu, tapi kok bau dan pahit sekali. Langsung muntah dan penasaran ini kotoran atau bumbu. Seketika itu aku autopsilah itu usus. Aku ambil gunting, ku bedah semua, puji Tuhan isinya kotoran," ungkap Kusuma Wardani.
Dirinya seketika mengambil ponsel dan menghubungi si pemilik rumah makan, yang kontaknya diberi nama 'Rm Padang Jogja'.
Tampak pada tangkapan layar obrolan WhatsApp-nya, Kusuma Wardani mengkritik, Ini bukan bumbu Pak, tapi kotoran sapi. Maaf banget, Pak. Kebersihan harus lebih dijaga. Padahal masakannya enak."
Si penjual lalu meminta maaf, dan berdalih bahwa kondisi usus yang dibeli dari pasar sudah seperti itu.
Baca Juga: Usai Diperiksa KPK, Putra Setnov Tenteng Sekotak Nasi Padang
"Ya Mbak, maaf itu dari pasarnya udah kayak gitu, Berarti kurnag bersih. Makasih Mbak atas komennya, jadi saya juga bisa bilang sama orang pasar," balas Rm Padang Jogja.
Kusuma Wardani tampaknya menahan rasa kesal lantaran setelah membeli dari pasar, menurutnya, si penjual makanan tidak membelah dan membersihkan usus sapi itu.
Dari foto yang ditampilkan Kusuma Wardani, usus yang ia beli berlumur semacam pasta kuning kecokelatan, dan bagian dalamnya berisi sesuatu.
Curhatannya pun viral dan hingga kini telah dibagikan lebih dari 10 ribu kali serta mendapat di atas tujuh ribu komentar.
Berita Terkait
-
Kelaparan, Driver Ojek Online Pesan Ojol Lain Untuk Antarkan Makanan
-
Terharu, Kisah Ojol Coba Makanan yang Biasa Dipesan Pelanggan
-
Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan, GoFood Kenalkan GoGreener
-
Ini Penampakan Tas yang Aman untuk Mengantar Pesanan Makanan Online
-
Pusing Bacanya, Curhatan Calon Guru Ini Bikin Kesal Warganet
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik