Suara.com - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan pimpinan KPK telah menyampaikan masukan kepada Komisi III DPR terkait calon-calon pimpinan KPK, termasuk Firli Bahuri. Namun kenyataannya, masukan tersebut tidak mempengaruhi hasil voting yang memilih Firli sebagai Ketua KPK yang baru.
Hal itu disampaikan Alexander usai memberikan ceramah pencegahan korupsi di hadapan anggota DPRD Kota Blitar, Jumat (13/9/2019).
"Plus-minusnya (Firli Bahuri) sudah kita sampaikan. Tapi dalam voting semalam mungkin dipertimbangkan juga tapi tidak menjadi hal yang secara mutlak diperhitungkan untuk menggugurkan yang bersangkutan," ujar Alex.
Menurut Alex, Komisi III pasti menerima masukan dari banyak lembaga negara lain selain KPK dan lebih mempertimbangkan masukan dari lembaga selain KPK tersebut.
"Mungkin juga Komisi III melihat lebih banyak positifnya daripada negatifnya," ujarnya.
Alex mengingatkan bahwa proses pemilihan pimpinan KPK adalah sebuah proses politik yang bukan berada di luar kewenangan KPK.
"Kita enggak bisa ngotot yang ini harus digugurkan. Bukan kewenangan KPK," ujarnya.
Alex mengatakan, KPK telah menyampaikan masukan terkait nama-nama calon pimpinan KPK sejak dalam proses seleksi di Pansel hingga proses di Komisi III DPR.
Ditanya tentang empat poin dari RUU KPK yang ditolak oleh Presiden Joko Widodo, Alex menyambut baik hal itu jika dianggap sebagai langkah menjaga independensi KPK.
Baca Juga: Senin Pekan Depan Irjen Firli Sah Jadi Ketua KPK
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Plt Walkot Blitar Diingatkan Komisioner KPK Agar Tidak Terjerumus Korupsi
-
Senin Pekan Depan Irjen Firli Sah Jadi Ketua KPK
-
Gerindra: RUU KPK Jadikan Pimpinan KPK Baru Seperti Wayang Golek
-
Firli Jadi Ketua KPK, DPR: Kalau Publik Tak Puas, Tinggal Kritisi
-
Irjen Firli Ketua KPK Terpilih, Wiranto Bersyukur dan Minta Publik Percaya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?