Suara.com - Aksi damai yang dilakukan pendukung revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK masih berlangsung di depan Gedung KPK Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019) pukul 5.20 WIB. Bakar spanduk dan aksi teatrikal pun dilakukan saat aksi damai berlangsung.
Satu per satu kendaraan dengan pengeras suara menyambangi depan Gedung KPK. Sang orator juga berteriak kencang menyampaikan dukungannya terhadap revisi UU KPK yang sudah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Beberapa peserta aksi massa kompak membakar spanduk dan juga poster-poster yang ia bawa di depan Gedung KPK. Belum diketahui maksudnya, namun pihak kepolisian yang tengah bertugas terlihat membiarkan api membara di depan Gedung KPK.
Dalam waktu yang sama, sejumlah orang pun terlihat tidak mengenakan pakaian. Dengan wajah tertutup, mereka kompak tidur di depan Gedung KPK. Tubuh mereka tampak di cat warna putih dengan tulisan KPK BAYI.
Hingga saat ini, aksi damai pun masih berlangsung. Kelompok massa lainnya tampak baru menyambangi Gedung KPK sekitar pukul 17.00 WIB.
Selain itu, aksi damai mereka diramaikan dengan gadis-gadis yang mengenakan pakaian khas tari merak. Mereka pun memegang bunga mawar.
Selain itu ada juga massa yang membawa tulisan warna hitam di kertas putih: Bubarkan WP KPK.
Baca Juga: Firli Bahuri Jadi Ketua KPK, DPR: Harus Berhenti dari Jenderal Aktif
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
-
Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu, Kalah dari Petugas Partai: DPR Usul Pembayaran dari APBN Saja
-
Dalami Pemerasan Eks Bupati Pati Sudewo, 3 Orang Perangkat Desa Diperiksa Penyidik KPK
-
Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK
-
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
-
Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun
-
4 Fakta Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser
-
KPK Panggil 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak, Mayoritas Berasal dari PT Wanatiara Persada
-
Guru Honorer Ngadu ke DPR: Sulit Masuk Dapodik hingga Jadi Kurir Laundry Demi Tambah Penghasilan
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah