Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, program Jabar Masagi yang digagas Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar, dapat melahirkan pandu-pandu Pertiwi yang akan mengantarkan Indonesia menjadi negara adidaya pada 2045.
Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, Jabar Masagi memiliki tujuan untuk mempersiapkan generasi muda sebagai fondasi menuju Jabar Juara.
"Kita sedang persiapkan fondasi agar generasi Jabar unggul dalam 26 tahun ke depan dan menjadi pandu-pandu Pertiwi mengantarkan Indonesia jadi negara adidaya," kata Emil, usai meresmikan Jambore Pandu Tua 2019, di Griya Ayu Sriwijaya, Kota Bandung, Jabar, Sabtu (14/9/2019).
Pada kesempatan yang sama, Emil juga memaparkan empat pendidikan karakter Jabar Masagi, yaitu fisik yang kuat (phyisical quotiens), cerdas (intelegent quotiens), berakhlak (emotional quotiens) dan harus menjadi makhluk beragama (spiritual quotiens).
"Inilah yang kami siapkan, jadi bapak ibu tidak usah khawatir, fondasi itu sudah bergerak, memastikan kami adalah masyarakat yang penuh dengan keunggulan," ucapnya.
Jambore Pandu Tua 2019 sendiri digelar selama dua hari, yaitu 14 - 15 September 2019, di Griya Ayu Sriwijaya, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung.
Berita Terkait
-
Atalia Kamil : Membaca Merupakan Salah Satu Nutrisi untuk Otak dan Hati
-
Buka Pameran Catering, Atalia Kamil : Perluas Jaringan dan Kreativitas
-
Pemdaprov Jabar Melakukan Pembinaan Kegiatan Pertambangan
-
Wagub Jabar Sebut Curugsawer Pangandaran Bisa Jadi Destinasi Wisata
-
Pemdaprov Jabar Mengadakan Pelatihan Manajemen Kebencanaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji