Suara.com - Desa Bender di Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, dihebohkan oleh aksi salah satu warganya, yang akrab disapa Mbah Supani (63).
Dikutip SUARA.com dari jejaring sosial Facebook Yuni Rusmini, pada Senin malam (16/9/19), warga berbondong-bondong mendatangi Desa Bendar RT 03 RW 01, untuk menyaksikan prosesi ritual tapa pendem.
Warga sekitar yang terdiri dari beragam usia mulai anak kecil hingga dewasa mulai mengerumuni rumah Mbah Supani salat magrib.
Usut punya usut, ritual yang dilakukan Mbah Supani ini sudah biasa ia lakukan.
Namun sekarang beritanya menjadi viral karena kekuatan jejaring sosial. Para tetangga bahkan tidak heran menyaksikan ritual yang dilakukan Mbah Supani ini.
Dalam menjalankan ritual Topo Pendem, Mbah Supani akan dikubur hidup-hidup selama kurang lebih tiga hari tiga malam dalam liang yang disiapkan di rumahnya.
Mbah Supani akan dibalut dengan kain kafan dengan bungan dan wewangian yang ditaburkan, sehingga tercium bau harum yang semerbak.
Ketika semua proses itu sudah dilewati, barulah Mbah Supani dimasukan ke dalam liang yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Liang untuk prosesi inipun juga sudah diberi lubang sebagai bantuan pernafasan.
Prosesi ritual tapa pendem ini dilakukan tertutup, sehingga warga hanya bisa melihat dari depan rumah dengan posisi pintu tertutup.
Baca Juga: Sambut 1 Sura, Tapa Bisu Di Pura Mangkunegara Diikuti Ratusan Orang
Sebelumnya, proses persiapan tapa pendem Mbah Supani ini sudah mencuri perhatian melalui unggahan sebuah akun jejaring sosial Facebook dengan nama Mas Peno Perlengkapan.
Pada unggahan foto tersebut, nampak sosok Mbah Supani lengkap dengan seperangkat alat galian kubur, 2 nisan yang dibungkus kain putih, serta tanah liat yang sudah dikepal bulat.
Pemilik akun menuliskan, "Bissmillah dongone mawon lur. Nanti malam habis magrib topo pendem 3 hari 3 mlm Bapak Supani mburi omahku Bendar Juwana mugi diparingi selamet sakabehane lur".
Dalam unggahannya ini sang pemilik akun meminta warganet untuk ikut mendoakan ritual tapa pendem yang dilakukan Mbah Supani selama 3 hari 3 malam kedepan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap