Suara.com - Viral lagi di media sosial, tayangan seorang reporter televisi yang berusaha meminta informasi dari orang yang sudah meninggal.
Ulah tersebut terekam kamera dan videonya dibagikan oleh pengguna Twitter @yashar beberapa waktu lalu
Dalam video tersebut, terlihat seorang reporter TV wanita yang diketahui bernama Sara Welch tengah melakukan siaran langsung.
Ia melaporkan sebuah insiden penangkapan tersangka yang baru saja terjadi. Sayangnya, ia melakukan kesalahan yang cukup fatal di hadapan pemirsa.
Reporter California itu mengatakan berusaha berbicara dengan tersangka yang tewas ketika dikejar polisi. Walhasil, ia tidak bisa mendapatkan jawaban.
"Kami mencoba mendekati pelaku yang meninggal dalam pengejaran ini. Tapi dia tidak bisa dimintai komentar," ungkapnya.
Akun @yashar lantas menuliskan keterangan lucu dalam unggahannya," Ketika saya tidak bisa berhenti tertawa," tulisnya.
Sontak, kesalahan yang dilakukan reporter TV tersebut mengundang respons dari warganet lainnya.
Tak sedikit dari mereka yang memberikan komentar hujatan seperti yang dirangkum SUARA.com berikut ini.
Baca Juga: Salah Komentari Reporter, Arie Untung Trending Topic di Twitter
"Wanita yang terkenal karena kesalahannya," tulis seorang warganet.
"Apakah ini sebuah audisi untuk posisi kabinet Trump?" sindir warganet.
"Ini membuktikan wanita ini hanya membaca apa yang ada di depan mereka tanpa berpikir," timpal warganet lainnya.
Sementara itu, sampai Sabtu (21/9/2019) cuplikan video Sara Welch telah disaksikan sebanyak 4,6 juta kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT