Suara.com - Ratusan personel Brimob Polda Lampung dikerahkankan ke Jakarta, Selasa (24/9/2019). Hal tersebut dilakukan guna membantu mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di gedung DPR RI.
"Iya benar, anggota Brimob Polda Lampung diperbantukan amankan demo di DPR," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (24/9/2019).
Jumlah personel Brimob Polda Lampung yang dikerahkan sebanyak 551 personel. Hanya saja, Argo tak membeberkan alasan mengapa personel Brimob Polda Lampung turut dikerahkan.
"Ada 551 personel dari Polda Lampung. Diperbantukan," katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa. Sebanyak 18 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi.
Jumlah personel gabungan tersebut berasal dari TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Seperti, Damkar, Satpol PP, dan Dishub.
Selain itu, polisi juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait aksi unjuk rasa tersebut. Sebanya 252 personel polisi lalu lintas disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.
Tag
Berita Terkait
-
Gedung DPR Sepi Penghuni di Tengah Kepungan Demo Mahasiswa
-
Mahasiswa Bekasi Mulai ke Jakarta, Mau Geruduk Gedung DPR
-
Aksi Mahasiswa Jabar di DPR: Tak Ada Penyusup, Apalagi Dibayar
-
Tolak UU KPK, Ribuan Mahasiswa Blokir Akses Jalan ke Gedung DPRD Sumsel
-
Tak Kapok Digebuk Polisi, Mahasiswa Geruduk Lagi Kantor DPRD Jabar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?