Suara.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat berkomitmen dalam pencegahan korupsi. Hal itu terlihat dari penilaian Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK RI via Monitoring Centre for Prevention (MCP) Jabar, yang mencapai 56 persen pada September 2019.
"Penilaian KPK untuk Provinsi Jawa Barat mencapai 56 persen. Di atas rata-rata nasional tingkat pelaporannya," kata Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, usai menghadiri Rapat Koordinasi Progress Rencana Aksi Korsupgah dan MCP di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/9/2019).
"Pencegahan korupsi di Provinsi Jawa Barat ini kami lakukan semaksimal mungkin," imbuh Uu.
Ada delapan OPD yang masuk area intervensi MCP, yakni BPKAD, Bappeda, Biro Organisasi Setda Prov. Jabar, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Prov. Jabar, BPSDM, DPMPTSP, dan Dinas Pendidikan.
Menurut Uu, pelaporan yang dibuat kedelapan OPD tersebut sudah berjalan dengan baik. Dia pun optimistis, tingkat pelaporan dan pengawasan OPD di lingkungan Pemdaprov Jabar akan terus membaik.
Pun demikian dengan penilaian dari Korsupgah KPK RI kepada Pemdaprov Jabar.
"Kami yakin, Desember 2019 ini, dinas-dinas yang sudah diintervensi KPK akan mencapai kualitas 70 persen," katanya.
"Kami pun beritikad dengan baik. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, insyaallah, akan berusaha bersih dari korupsi," tambahnya.
Uu juga meminta semua OPD di lingkungan Pemdaprov Jabar untuk berhati-hati dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Hal itu dilakukan untuk menghindari segala bentuk peluang korupsi dan potensi pungli.
Baca Juga: Kampanye Astaga, Ridwan Kamil Ikut Main Permainan Tradisional Sunda
Guna meningkatkan pencegahan korupsi, kata Uu, perlu ada komitmen dari semua pihak. Dia pun memastikan Pemdaprov Jabar, di bawah kepemimpinannya dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, berkomitmen dalam pencegahan korupsi.
"Intinya, jangan sedikit pun melaksanakan korupsi di Jawa Barat, karena KPK memantau sekecil apapun itu," katanya.
"Kita memperbaharui niat, harus ada niat bersama. Insyaallah, saya dan Kang Emil (Gubernur Jawa Barat) tidak melakukan pelanggaran, termasuk pelanggaran korupsi, termasuk komitmen dari bapak dan ibu juga," ucap Uu mengakhiri.
Berita Terkait
-
Kampanye Astaga, Ridwan Kamil Ikut Main Permainan Tradisional Sunda
-
Wagub Jabar : 219 Tanah Aset Pemdaprov Jabar telah Tersertifikasi
-
Bus Damri Masih Jadi Pilihan Masyarakat ke Bandara Kertajati
-
Jabar Raih Tiga Penghargaan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna 2019
-
Wagub Jabar Motivasi Pengelola Bank Sampah Hade Jaya di Garut
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia