Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto akan menghadiri gelaran acara budaya Cai Diraga di Cirebon, Jawa Barat. Tujuan Hasto Kristiyanto mendatangi acara ini adalah untuk turut mendukung kelestarian budaya daerah.
Acara yang diselenggarakan di Alun-alun Ciledug, Desa Ciledug Kulon, Kabupaten Cirebon ini mengangkat tema "Festival Tahu Gejrot". Hasto Kristiyanto menganggap acara yang terkesan sederhana ini memiliki semangat tersendiri yang dibawa.
"Acara ini penuh semangat berdikari, penuh dengan gelora semangat untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah," ujar Hasto Kristiyanto sebelum bertolak ke Cirebon di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).
Selain itu, Hasto Kristiyanto menganggap acara ini memiliki makna filosofis tersendiri. Di antaranya seperti menunjukkan rasa cinta pada alam semesta dan tanah air.
"Rasa cinta terhadap Tanah Air yang dilaksanakan oleh perkumpulan petani," jelasnya.
Hasto Kristiyanto menyebut kedatangannya sebagai bagian dari partai lambang banteng ini untuk mendukung perkembangan budaya lokal di tengah maraknya pembangunan. Menurutnya budaya yang memiliki nilai baik di masyarakat perlu dilestarikan.
"Karena berkaitan dengan konsituen utama PDI Perjuangan, kami secara khusus menghadiri acara tersebut, sekaligus mengangkat suatu tradisi kebudayaan yang telah hidup," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak