Suara.com - Ajang Rhino Cross Triathlon Tanjung Lesung tahun ketiga ini melahirkan juara baru pada kategori Rhino Men Open. Keluar sebagai pencatat waktu tercepat yakni prajurit TNI AD Daeniel Frans Watopa.
Daniel berhasil finish di posisi pertama setelah secara berangkai unggul dalam olahraga renang, bersepeda lalu berlari dengan catatan waktu 1 jam 55 menit 13 detik.
Posisinya hanya terpaut selisih 5 detik dari Ady Akhmad Jukardi yang finish urutan kedua dengan catatan waktu 1 jam 55 menit 18 detik. Disusul kemudian oleh M taufik pada posisi ketiga dengan waktu 2 jam 7 menit 31 detik.
Frans yang baru pertana kali mengikuti ajang Rhino Triathlon ini berhasil menjadi juara usai sukses menguasai medan terakhir yakni berlari. Ia yang juga merupakan atlet lari mengaku tak mentargetkan posisi satu sebelumnya.
"Pertama saya nggak kepikiran, paling nomor dua atau tiga, ternyata bisa juara. Keunggulan renang sama lari karena saya awalnya dari atlet lari," kata Frans di Pantai Tanjung Lesung, Banten, Minggi (29/9/2019).
Kendati menjadi juara, Frans berujar dirinya sempat kesulitan pada jalur sepeda yang konturnya menurun dan menanjak. Namun dengan mengetahui pesaing-pesaing yang turut ikut, Frans bisa membagi tenaga hingga akhirnya finish.
"Tantangannya medan di sepeda itu, baru pertama kali ikut di sini. Pas tadi renang lumayan pas tadi mau balik lumayan gelombangnya," ujar Frans.
Gelaran Rhino Cross Trithlon ini sekaligus menjadi pengalaman baru untuk menguji stamina lantaran Frans akan mengiktmuti ajang trilomba serupa di daerah lainnya.
"Tahun ini yang mau diikuti Pariaman sama Bima," ujar Frans.
Baca Juga: Rhino Cross Triathlon, Ajang Bangkitnya Wisata Tanjung Lesung Pasca Tsunami
Adapun para peserta kategori men yang berhasil mencapai tiga besar sebagai berikut.
Kategori Rhino (1 km renang, sepeda 20 km dan lari 10 km)
Men Open:
1. Frans Watopa
2. Ady Akhmad Jukarti
3. M Taufik
Men Master
1. Oky Rahmat
2. Suwito Giat
3. Karnadi
Kategori Bull (500 meter renang, bersepeda 10 km, lari 5 km)
Men Open
1. Febram Yulkhairil
2. Edwar Supriyanto
3. Leorudolf Zeca
Men Master
1. Tjenantonio Chandra
2. Arief Lubis
3. Susanto
Berita Terkait
-
Rhino Cross Triathlon, Ajang Bangkitnya Wisata Tanjung Lesung Pasca Tsunami
-
Atlet Asian Games Menangi Rhino Cross Triathlon 2018
-
Ikut Rhino Cross Triathlon, Super Model ini Jatuh Cinta
-
Kejaran Anjing Pacu Adrenalin Peserta MTB XCM Tanjung Lesung 2018
-
Pebalap Sepeda Nasional Akui Tangguhnya Medan MTB Tanjung Lesung
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik