Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean melayangkan kritik terhadap Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid atau HNW terkait diksi 'genosida'. Ferdinand menilai seharusnya HNW bisa gunakan diksi yang lebih mencerminkan tokoh bangsa.
Awalnya HNW mengomentari soal tragedi di Wamena yang menewaskan puluhan orang serta ribuan orang mengungsi. Akan tetapi, Ferdinand fokus terhadap penggunaan diksi 'genosida' yang digunakan HNW.
"Pernyataan dengan istilah genocyda ini berlebihan ustaz. Sebagai tokoh bangsa ini, hendaknya bisa lebih bijak memilih kata. Apa enaknya jadi provokator?," kata Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2 pada Minggu (29/9/2019).
Dalam akun Twitternya, HNW menyampaikan kesedihannya melihat tragedi yang terjadi di Wamena. Ia meminta kepada pemerintah untuk tidak abai terhadap kondisi Wamena pasca kerusuhan.
"Kita berduka, atas tragedi genocyda di Wamena. 32 orang tewas ribuan mengungsi. Sebagian besarnya warga Pendatang," kata HNW melalui akun Twitternya @hnurwahid pada Minggu (29/9/2019).
"Pemerintah tetap harus selesaikan kabut asap, sikapi bijak demo-demo, tapi tak boleh remehkan tragedi di Wamena. Kelanjutan NKRI taruhannya," sambung HNW.
Dilansir dari Wikipedia, genosida ialah sebuah pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa atau sekelompok suku bangsa dengan maksud memusnahkan atau (membuat punah) bangsa tersebut.
Berita Terkait
-
Gubernur: 24 Warga Sulsel Meninggal Akibat Kerusuhan di Wamena
-
Cerita Heroik Mama-mama Papua Selamatkan Warga Saat Rusuh di Wamena
-
Kisah Mengerikan Perantau di Wamena yang Diselamatkan Penduduk Setempat
-
Tak Punya Saudara di Wamena, Perantau Asal Jawa Timur: Saya Ingin Pulang
-
Kerusuhan Wamena Makan Banyak Korban Jiwa, Gubernur Papua: Maaf Saudaraku
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan