Suara.com - Anggota baru DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Lora Achmad Fadil Muzakki Syah atau akrab dipanggil Lora Fadil, menjai sorotan publik ketika acara pelantikan, Selasa (1/10). Sebab, ia memunyai tiga istri alias pelaku poligami dan membawa semua pendampingnya saat pelantikan.
Fadil mengakui berangkat dari Jawa Timur tempat daerah pemilihannya ke Jakarta bersama ketiga istri. Ia menuturkan, masing-masing istri menukung dirinya menjadi wakil rakyat terhormat.
Sebagai anggota dewan terpilih, dia mendapatkan fasilitas dari KPU berupa kamar di hotel mewah sekitar DPR menjelang pelantikan.
Ia mengatakan, dirinya mendapat salah satu kamar di Hotel Shangri-La. Di tempat itulah Fadil memboyong ketiga istrinya.
"Kami kan hanya dapat kamar hotel satu, jadi ya satu kamar berempat,” kat Fadil, Rabu (2/10/2019).
Lelaki yang memunyai 7 orang anak hasil poligami tersebut mengatakan, ketiga istrinya terbilang kompak.
Tak hanya itu, ketiga istri juga mendukung dirinya ketika mencalonkan diri dan berkampanye dalam Pemilu 2019.
"Saya beristri tiga itu secara sah, secara hukum agama dan hukum negara, jadi semua melalui KUA. Semuanya kompak,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, ini kali kedua dilantik sebagai anggota DPR RI. Sebelumnya, ia sempat menjadi anggota DPR periode 2009 – 2014.
Baca Juga: Viral, Tukang Sayur Minta Poligami Gara-Gara Istri Tak Merawat Diri
"Waktu itu masih dua (istri). Waktu pelantikan dulu masih dua, tahun 2009, cuma tahun 2013 saya sudah tiga (istri) waktu itu," katanya.
Kehidupannya bersama tiga orang istri yang sudah terjalin selama 8 tahun itu kini menjadi sorotan. Terutama karena jabatan Fadil sebagai anggota DPR RI. Kendati begitu ia tak mempersoalkan anggapan negatif masryarakat.
Sebelumnya, foto Fadil bersama tiga orang istri seusai acara pelantikan anggota dewan di Gedung DPR menjadi viral.Ketiga Istrinya yang mengenakan pakaian serba biru itu tampak akur foto bersama dengan Fadil.
Berita Terkait
-
Hari Kedua Kerja, dari 711 Anggota DPR Cuma 376 Orang Ikut Sidang Paripurna
-
Legislator Harapkan Lebih Banyak Keterwakilan Perempuan di Pentas Politik
-
Fakta Menarik Hillary Brigitta Lasut, Anak Bupati Jadi Anggota DPR Termuda
-
Artis Jadi DPR Diremehkan, Sujiwo Tejo: Mereka Bisa Bikin Terhenyak
-
Dijatah 1 Kamar, Anggota DPR Ini Seranjang dengan 3 Istri Jelang Pelantikan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina