Suara.com - Berikut Rincian Massa Perusuh Demo Yang Ditangkap Polisi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 845 orang sudah ditangkap aparat kepolisian dalam kasus demo rusuh di sekitar Gedung DPR RI.
Jumlah tersebut berasal dari massa yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya dan polres di wilayah hukum DKI Jakarta. Dari total tersebut, 535 orang telah dipulangkan dan 310 orang masih diperiksa.
"Jadi total yang diamankan ada 845 orang, 535 orang sudah dipulangkan dan masih dalam proses pemeriksaan sejumlah 310 orang," kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (2/10/2019).
Dedi memerinci, massa yang diamankan di Polda Metro Jaya berjumlah 379 orang. Dari jumlah itu, 156 orang sudah dipulangkan dan 223 orang masih diperiksa.
"Untuk data sementara sampai siang hari ini berjumlah 379 orang. Dari jumlah itu, sudah dipulangkan 156 orang. Kemudian saat ini masih proses pemeriksaan ada 223 orang," sambungnya.
Selanjutnya, sebanyak 36 orang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara. Namun, semuanya sudah dipulangkan karena sebagaian besar yang ditangkap adalah pelajar.
"Kemudian Polres Metro Jakarta Utara ada 36 orang, semuanya dipulangkan atau diversi karena sebagian besar masih pelajar," papar Dedi.
Selanjutnya, Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 63 orang dan kekinian telah dipulangkan semuanya. Kemudian, Polres Metro Jakarta Barat meringkus 170 orang dan telah memulangkan 83 orang.
Baca Juga: Viral Wanita Tahan Tangis, Dukung Aksi Mahasiswa saat Melintas di Jalan Tol
"Polres Metro Jakarta Barat ada 170 orang, 83 orang sudah dipulangkan dan masih proses 87 orang," jelasnya.
Terakhir ada 197 orang yang ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Semua yang diamankan sudah dipulangkan.
Tag
Berita Terkait
-
BEM Nusantara Pilih Judicial Review, Ini Reaksi Mahfud MD
-
Viral Mahasiswi Surabaya Aksi Tolak UU KPK dan RKUHP Naik Mobil Mewah
-
Pak Petani Ini Marahi Anaknya yang Diciduk Polisi karena Ikut Demonstrasi
-
Viral Wanita Tahan Tangis, Dukung Aksi Mahasiswa saat Melintas di Jalan Tol
-
Rektor Unimed Bakal Sanksi Mahasiswa yang Ikut Unjuk Rasa di DPRD Sumut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000
-
Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak
-
Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru
-
Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG
-
Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek