Suara.com - Matias Costa mengunggah foto temannya yang berhasil menghapus tato menggunakan parutan keju. Tapi cara ini tidak direkomendasikan.
Teman Matias Costa yang berusia 21 tahun dari Mendoza, Argentina, menghapus tato pada lengannya dengan menggunakan parutan keju. Fotonya lantas diunggah Matias ke Twitter pada Selasa (1/10/2019).
Menurut laporan Daily Mail, pria itu berniat menghapus tato karena ingin mendaftar di kepolisian.
"Tato saya sudah selesai dan seminggu kemudian saya ingin bergabung dengan polisi bandara," ujarnya.
Padahal laman daring kepolisian tidak mencantumkan bahwa pelamar dilarang memiliki tato.
Tapi teman Matias Costa mengatakan dia diberitahu bahwa dia tidak akan diizinkan untuk bekerja di sana jika memiliki tato yang terlihat.
Dia menambahkan, "Kejadian ini terjadi pada Agustus 2017, saya saat itu berusia 19 tahun."
"Alasan lain saya melakukan itu pada diri saya adalah estetika. Saya sangat tertarik pada detail dan saya tidak begitu suka cara bagaimana tato itu dihapus."
Awalnya pria itu mencari cara menghapus tato di YouTube. Dia menemukan video bahwa batu apung dapat menghapus tato tapi pada akhrinya tidak berhasil.
Baca Juga: 5 Viral Kesehatan: Nyaris Buta Akibat Junk Food, Hapus Tato Pakai Parutan
Lalu, ia mencoba parutan keju. Dia berkata: "Sakit dan berdarah banyak. Saya harus membalutnya banyak dan menggunakan disinfektan."
"Seminggu kemudian aku pergi ke rumah sakit dan mendapat vaksin tetanus," ujarnya.
Dia menambahkan, "Keluarga saya tidak setuju dengan keputusan saya tetapi itu sudah dilakukan. Saya juga punya masalah pribadi lainnya dan memutuskan untuk tinggal di Mendoza, tidak bergabung dengan polisi bandara."
“Pada saat itu saya menyesalinya, tentu saja saya lakukan. Tetapi ketika saya melihat bahwa itu sudah hilang, saya tidak khawatir lagi."
Pria itu tidak merekomendasikan cara menghapus tato seperti yang dilakukannya menggunakan parutan keju.
Diego Staropoli, pemilik Mandinga Tattoo di Buenos Aires, menjelaskan kepada media lokal bahwa "itu berisiko dan bisa saja membekas seumur hidup. Menghapus tato seperti ini lebih buruk karena merusak kulit."
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Langgar Kidul: Kisah di Balik Tembok Cikal Bakal Muhammadiyah
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
-
KPK Tahan Kasi Intel Bea Cukai Budiman Bayu, Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,19 Miliar
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Jadi Tersangka ke-7 Kasus Impor Barang KW
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara