Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninjau pembangunan rumah warga pasca diterjang bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Donggala di Sulawesi Tengah. JK sempat memberikan solusi terkait ketersediaan lahan untuk dibangun rumah warga.
Dalam kunjungan itu, JK meninjau langsung perbaikan rumah rusak Institut Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Hunian Tetap (Huntap) Kelurahan Duyu, Kota Palu, Huntap Kelurahan Tondo-Talise kota Palu dan Rumah Sakit Umum Daerah Undata.
Dalam kesempatan ini JK juga sempat menanam pohon Pule di Duyu. Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menceritakan bahwa pohon tersebut menjadi salah satu penyelamat bagi warga saat terjadinya tsunami.
"Pohon ini banyak menyelamatkan orang saat tsunami menerjang Palu," tutur Doni.
Saat meninjau huntap Kelurahan Tondo-Talise, JK sempat bertemu dengan perwakilan dari Yayasan Buddha Tzu Chi, yayasan yang ikut membantu menyediakan huntap bagi warga.
Saat itu, Yayasan Buddha Tzu Chi mengeluhkan kekurangan lahan untuk membangun rumah sebanyak 370 unit.
Dengan adanya keluhan itu, JK langsung bertanya kepada wali kota setempat. Kedua belah pihak pun menyepakati untuk menyelesaikan masalah termasuk dari pihak wali kota yang akan menyiapkan lahannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok