Suara.com - Aksi perayaan ulang tahun berujung horor hingga menyebabkan kematian menggegerkan mahasiswa di kampus Universitas Islam Negeri atau UIN Raden Intan Lampung. Dua orang mahasiswa tewas usai tercebur embung kampus tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (7/10/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dikutip dari Covesia.com (jaringan Suara.com), dua mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang meninggal tenggelam di embung kampus itu dikarenakan salah satu dari mereka ada yang ulang tahun (ultah). Di mana mereka ingin merayakannya dengan cara mengerjai salah satu korban yang tengah ulang tahun.
"Informasi yang kita dapat dari saksi bahwa salah satu mahasiswa yang meninggal tenggelam tersebut ada yang ulang tahun hari ini dan mereka bermain-main di embung," ujar Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaluddin, Z, Ph.D, di Bandarlampung, Senin (7/10/2019).
Ia menjelaskan, saat ini pihak kampus sedang mengumpulkan saksi dan saat ini pihak kepolisian juga sedang mempelajari serta menginvestigasi peristiwa ini.
Ia menyebutkan, bahwa di lokasi kejadian tersebut ada lima orang mahasiswa yang sedang bermain-main di lokasi untuk merayakan ulang tahun kemudian salah satu korban dengan mengerjainya dan satu di antara mereka ada yang tercebur ke area embung.
"Berniat menyelamatkan kawannya yang tercebur ke embung teman lainnya mencoba menolong, namun akhirnya kedua mahasiswa itu tenggelam," kata dia.
Ia mengungkapkan bahwa dua mahasiswa yang wafat tersebut berasal dari Fakultas Tarbiyah UIN Raden Intan.
Sementara itu, Kapolsek Sukarame AKP Poelung Arsa Sidanu mengatakan, bahwa peristiwa tersebut saat ini masih tahap penyelidikan dan tindak lanjut pihak kepolisian.
Baca Juga: Bupati Lampung Utara Diciduk KPK, Disoraki Warga hingga Mundur dari NasDem
"Kami masih mencari saksi-saksi untuk mencari dimintai keterangan," katanya.
Ia menyebutkan, bahwa kedua korban yang meninggal tersebut atas nama Ajrul Amin dan Ikbal dari Fakultas Tarbiyah Jurusan Matematika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung