Suara.com - Keputusan Gibran Rakabuming Raka, pengusaha yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk terjun ke dunia politik, membuat heboh banyak orang.
Aktris sekaligus anggota DPR dari Partai Gerindra, Rachel Maryam, pun ikut memberikan komentar.
Menurut Rachel Maryam, Gibran sama seperti Jokowi. Sebab, kata dia, dulu Jokowi juga mengaku tak ingin mencalonkan diri sebagai presiden saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Namun kenyataannya, baru dua tahun memimpin provinsi, ia akhirnya maju Pilpres 2014 dan terpilih menjadi presiden, lalu menang lagi di Pilpres 2019.
Rachel Maryam pun menyindir Gibran dan Jokowi terkait langkah politiknya.
"Dulu juga ketika masih jadi Gubernur DKI ayahnya pernah bilang "enggak mikir copras-capres dan mau konsentrasi menyelesaikan tugas sebagai gubernur selama 5 tahun." Rupanya bukan hanya penyakit diabetes saja yang bisa menurun," cuit @cumarachel, Selasa (8/10/2019).
Sejak dulu Gibran diketahui selalu mengaku tak tertarik ketika ditanyai wartawan soal minat menjadi politikus.
Seperti pada Agustus lalu, saat peresmian outlet Sang Pisang dan Markobar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Gibran mengaku tak ingin terjun ke politik.
"Enggak, enggak tertarik (menjadi politikus)," katanya.
Baca Juga: Terjun ke Politik, Begini Kata Gibran Rakabuming Soal Nasib Bisnisnya
Namun, di akhir 2018 ia mulai berubah pikiran dan lebih kerap berbicara soal politik, hingga kemudian pada akhir September mendaftarkan diri sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Solo.
Pada saat itu, Gibran menanyakan soal formulir pendaftaran untuk penjaringan bakal calon kepala daerah Kota Surakarta dari PDIP. Namun, saat ditanya soal rencana pendaftaran sebagai Wali kota Solo, Gibran enggan berkomentar.
"Entar aja," jawabnya singkat.
Berita Terkait
-
ICW Minta Cabut Penghargaan Antikorupsi Jokowi Jika...
-
Gibran Maju Pilkada, Jubir Prabowo Komentar dan Unggah Buku Dinasti Rente
-
Lintasan Atletik Madya Dicemari Paku, PASI: Pak Jokowi Mohon Diperhatikan
-
Kaesang Calon Bos Markobar, Warganet: Di Atas Kaesang Masih Ada Jan Ethes
-
Gibran Fokus Jadi Politikus, Kaesang ke Markobar 1996: Saya Calon Bos Anda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM