Suara.com - Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menaggapi beragam pertanyaan yang dilontarkan warganet melalui Twitter. Salah satunya terkait saran, menjadi lawan Rocky Gerung.
Pertanyaan tersebut disampaikan oleh pengguna Twitter @AdeBiedzoar, Selasa (8/10/2019).
Pria itu mengaku sebagai pendukung Jokowi tapi juga mengidolakan Budiman Sudjatmiko dan Rocky Gerung, lantaran dua sosok tersebut memiliki pemikiran hebat.
Ia lantas menyampaikan usulan agar Budiman Sudjatmiko menjadi seorang YouTuber yang khusus membuat konten untuk menyerang pendapat Rocky Gerung supaya seimbang.
"Mas Budiman, saya pendukung Jokowi, tapi saya mengagumi Rocky Gerung dan anda, belum ada politisi di sekeliling Jokowi yang mampu menyaingi cara pikirnya selain ada. Cuma saran bisa gak buat konten YouTube yang hanya fokus membantah argumen-argumen Rocky agar ada penyeimbang cara berpikir beliau," tulis @AdeBiedzar.
Mendapat saran tersebut, Budiman tertawa dan seketika menyatakan penolakannya.
Ia mengaku tidak ingin menghabiskan waktu untuk meladeni seseorang. Lebih lanjut, ia menegaskan memiliki prioritas lain yang jauh lebih penting.
"Hehehe, sayangnya hidup saya gak (pernah & akan) saya habiskan untuk menanggapi satu orang. Pada yang sekaliber Soeharto pun dulu. Saya punya prioritas lain: 120 juta orang yang tinggal di desa 74.958 desa," balas Budiman Sudjatmiko, Rabu (9/10/2019).
Diketahui, Budiman Sudjatmiko gagal melenggang menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.
Baca Juga: Tak Mau Disamakan dengan Buzzer, Rocky Gerung Jelaskan Bedanya
Ia kalah suara dengan petahana Edhie Baskoro Yudhoyono dan Johan Budi yang mendominasi daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII saat pemilihan legislatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana