Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertolak ke Yogyakarta pada Kamis (10/10/2019). Di Kota Gudeg itu, JK dijadwalkan akan memberikan kuliah kebangsaan di Universitas Aisyiyah.
JK beserta rombongan berangkat dari pangkalan udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Pangkalan Udara TNI Adi Sucipto Yogyakarta. Untuk perjalanan tersebut JK menggunakan pesawat kepresiden BBJ.
Setibanya di Yogyakarta, JK langsung disambut oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Paku Alam X dan anggota forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah itu barulah JK bergegas ke Universitas Aisyiyah yang terletak di Jalan Siliwangi Ring Road Barat, Sleman, Yogyakarta.
Di kampus itu, JK akan memberikan kuliah kebangsaan. Adapun tajuk dari kuliah kebangsaan yang diberikan itu ialah "Mendidik Generasi Unggul Cendekia Untuk Kemajuan Bangsa".
Adapun rombongan yang mendampingi JK selama di Yogyakarta terdiri dari kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemertaan Pembangunan Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud dan Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin serta Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi Birokrasi Azyumardi Azra.
Usai memberikan kuliah kebangsaan, JK akan kembali ke Jakarta pada siang harinya. Ia direncanakan akan melakukan topping off Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Gedung Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jl. Matraman Raya No. 43 Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Putri Sultan Imbau Warga Jogja Tak Ikut Muslim United: Diduga Ada Provokasi
-
Sebut Mahasiswa Makassar Jago Demo, JK: Kalau Rusuh Jangan Diliput
-
UGM Tolak UAS Beri Kuliah Umum, Jubir Prabowo: Saya Malu
-
Media Massa Tayangkan Demo Rusuh, Wapres JK Ingatkan Dampaknya
-
Di Hadapan Wapres JK, KPI Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?