Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapat kejutan pengawalan dua jet tempur F-16 saat menumpangi pesawat kepresidenan Boeing Business Jet (BBJ) untuk perjalanan dinasnya dari Yogyakarta menuju ke Jakarta pada Kamis (10/10/2019) kemarin. Wapres JK sempat berkomunikasi dengan salah satu pilot F16 untuk menyampaikan rasa bangganya sudah dikawal oleh jet tempur milik TNI Angkatan Udara.
"Yang terhormat Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan, kami Dragon Flight, dua F16 Fighting Falcon dengan bangga mengawal penerbangan Indonesia-2. Atas nama keluarga besar Lanud Iswahjudi, kami mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Bapak selama menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Semoga senantiasa dikaruniai kesehatan dan keselamatan, Amin," kata Agus.
Kemudian ucapan tersebut dibalas oleh JK. Melalui sambungan komunikasi, JK juga menyampaikan rasa terima kasihnya.
Ia pun tidak lupa menyampaikan rasa bangganya karena di penghujung masa purna tugasnya, TNI AU memberikan kejutan berupa pengawalan oleh dua jet tempur F-16.
"Ya, saya Jusuf Kalla di sini wakil presiden saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan juga tentu pengertian anda dan juga hari ini saya berbangga dikawal oleh anda semua saya yakin kekuatan kita negara kita terjaga karena anda-anda semua di sini dan terima kasih sudah mengawal hari ini," tandasnya.
Video itu diunggah melalui akun Twitter resmi milik TNI AU @_TNIAU pada Kamis (10/10/2019). Dalam keterangannya disampaikan, pengawalan itu khusus diberikan untuk JK yang akan melepaskan jabatannya pada 20 Oktober mendatang.
"Terima kasih Puang Ucu'," tulis admin @_TNIAU.
Baca Juga: Anggota TNI hingga Ulama Ikut Luka-luka saat Wiranto Ditusuk Teroris
Berita Terkait
-
JK Harap Gedung DMI Bisa jadi Pusat Pemecah Masalah Keumatan
-
Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam
-
Jelang Purna Tugas, JK Dapat Kejutan Pengawalan Jet Tempur F-16 dari TNI AU
-
Wapres JK Prihatin Terkait Serangan Terhadap Wiranto
-
Wiranto Ditusuk, JK: Sel-sel Kelompok Radikal Masih Tetap Jalan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN