Suara.com - Sebuah taman kanak-kanak (TK) di China bagian barat laut telah menimbulkan kemarahan publik setelah para orang tua mengeluh bahwa anak-anak mereka disuruh makan di toilet jika makannya lambat.
Diberitakan SCMP, Jumat (11/10/2019), Biro Pendidikan daerah Dali, Shaanxi, telah memulai penyelidikan di TK Jingshi Tongdi atas kejadian itu.
Salah satu orangtua murid, bermarga Li, mengatakan kepada Huashang Daily bahwa putrinya mulai mengeluh sakit tenggorokan sebulan yang lalu.
Pada awalnya dia mengira anaknya pilek, tetapi kemudian dokter mengatakan bahwa putrinya kemungkinan telah melukai tenggorokannya dengan makan terlalu cepat.
"Pada 3 Oktober, anak saya mengatakan bahwa dia harus makan cepat; kalau tidak, dia akan diperintahkan [oleh gurunya] untuk makan di toilet. Dia bilang, dia sudah beberapa kali disuruh makan di sana," kata Li.
Dia kemudian memeriksa dengan orangtua lain, yang ternyata anak-anaknya juga mengalami hal serupa.
Seorang wanita bermarga Zhang mengatakan anaknya sering dipaksa makan di kamar kecil, kadang tiga kali sehari.
"Anak saya mengatakan toiletnya bau, sehingga sulit baginya untuk menelan makanan. Dia mengatakan, para murid harus mengikuti aturan ini sejak tahun lalu," ungkap Zhang.
Awal pekan ini beberapa orangtua menemui kepala TK tersebut. Dari rekaman CCTV, mereka melihat beberapa anak memasuki toilet sambil memegang mangkuk, dan beberapa anak lainnya keluar setelah menyelesaikan makan siang mereka.
Baca Juga: Bocah TK Pawai Pakai Cadar dan Replika Senjata, Ini Kata Polri
Pihak sekolah mengakui bahwa mereka telah menerapkan hukuman itu, lalu meminta maaf dan berjanji untuk meningkatkan manajemennya.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Segera Evaluasi Kekalahan atas China
-
5 Berita Hits Bola: Komentar Indra Sjafri Usai Timnas U-23 Kalah dari China
-
Timnas U-23 Kalah di Laga Perdana dari China, Ini Komentar Indra Sjafri
-
Diwarnai Gol Bunuh Diri Firza Andika, Timnas Indonesia U-23 Ditekuk China
-
Timnas Indonesia U-23 vs China Masih Sama Kuat di Babak I
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi