Suara.com - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan hingga saat ini masih ada oknum atau kelompok yang menginginkan suasana tidak kondusif di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
“Masih ada kelompok atau oknum tak ingin Wamena aman dan kondusif,” ujar Herman seperti diberitakan kabarpapua.co - jaringan Suara.com, Senin (14/10/2019) kemarin.
Meski demikian, Herman menyebut TNI dan Polri bakal gencar melakukan razia dan patroli pada sejumlah daerah rawan gangguan keamanan. Hal ini diterapkan untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya orang tak dikenal (OTK) yang tidak bertanggung jawab dan ingin mengacaukan suasana.
Selanjutnya Pangdam juga berharap kepada seluruh anggota TNI-Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Jayawijaya, selalu menjaga keamanan daerah yang dijaganya.
“Koordinasi antar pos-pos terdekat supaya semua pergerakan termonitor dengan baik, demi terciptanya suasana kamtibmas yang kondusif di lingkungan masyarakat,” jelas dia.
Pangdam Cenderawasih juga menegaskan kehadiran dirinya bersama Kapolda Papua di Wamena, untuk menjaga situasi yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Wamena.
“Kami sudah berada di sini, untuk mengembalikan suasana kamtibmas yang dari dulu sudah berjalan dengan baik di Kabupaten Jayawijaya,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang