Suara.com - Kafe ganja pertama di Amerika Serikat baru saja dibuka di Kota Los Angeles, California. Bahan utama dalam hampir semua makanan dalam menu adalah ganja.
Menu yang disajikan antara lain roti bakar alpukat atau jus seledri, yang disajikan dengan makanan camilan ganja. Para pegawai di kafe itu mengatakan sama seperti menu yang disajikan, para pelanggan kafe itu juga beragam.
Stephanie D'Ollion pegawai di Lowell Farms mengatakan, “Pelanggan berasal dari seluruh lapisan masyarakat. Sungguh! Kami melihat orang-orang dari segala usia. Bahkan tidak ada orang yang suka mabuk-mabukan dengan ganja.”
Meskipun masih menjadi kontroversi di banyak negara bagian, dan bahkan dinilai ilegal menurut hukum pemerintah federal; sejak akhir tahun 2016 negara bagian California telah melegalkan penggunaan ganja untuk rekreasi.
Tetapi sejauh ini kafe yang menyajikan menu dengan ganja ini adalah yang pertama di Amerika. Kafe ini mudah ditemukan dengan hanya melihat antrian panjang orang-orang yang menunggu untuk masuk ke dalam kafe.
Kafe ini tidak akan melayani pelanggan di bawah usia 21 tahun.
Dan seperti juga bartender, pegawai dan penjaga keamanan di kafe ini mengawasi para tamu untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi ganja secara berlebihan, karena polisi bisa menangkap pengemudi yang diduga mengemudi di bawah pengaruh ganja.
Stephanie menambahkan, “Kami menyarankan mereka menggunakan taksi Uber dan Lyft, dan kalau ada orang yang menggunakan ganja secara berlebihan, kami akan akan memastikan bahwa mereka menggunakan transportasi umum.”
Kafe ini secara hukum tidak boleh membuat makanan apapun yang mengandung ganja Para pelanggan memesan makanan dan ganja, yang disajikan terpisah sebagai pendamping makanan utama mereka.
Baca Juga: Ditangkap Jual Kue Ganja, Mahasiswa Cuma Dihukum Hakim Bikin Esai
Para pelayan diharuskan mencoba menu sebelum hidangan disajikan kepada pelanggan sehingga dapat memberikan nasehat atau rekomendasi berdasarkan konsentrasi ganja tersebut.
“Lihatlah sekeliling Anda! Semua orang sangat senang, sangat lapar dan bersenang-senang,” imbuhnya.
Pejabat kota mengharuskan restoran memasang penyaring udara untuk menghilangkan bau ganja.
“Banyak orang keren di sini. Kami bertemu teman-teman dan mengkonsumsi ganja berkualitas baik,” kata seorang pelanggan.
“Bertemu teman-teman dan bersantai. Tidak ada bedanya dengan minum segelas anggur,” timpal lainnya.
“Ada ganja berkualitas baik dan makanannya juga enak!”
Pejabat lokal mengatakan telah menerima lebih dari 300 permintaan dari para pebisnis untuk membuka kafe semacam itu.
Sumber: VOA Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali