Suara.com - Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDIP Ahmad Basarah masuk bursa kabinet Presiden Joko Widodo (Widodo) periode 2019-2024.
Pria kelahiran 51 tahun itu dikandidatkan sebagai calon Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), menggantikan Pratikno.
Nama Ahmad Basarah mulai diperhitungkan setelah Pilpres 2014. Ia didapuk menjadi Plt Sekjen PDIP Perjuangan menggantikan Tjahjo Kumolo yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri.
Lulusan Univesitas Diponegoro itu juga dikenal sebagai saksi kunci pelapor kasus pelanggaran kode etik yang menyeret Ketua KPK Abraham Samad.
Aktif dalam berbagai gerakan mahasiswa semasa kuliah hingga menjadi politikus, Ahmad Basarah juga memiliki karya bernuansa nasionalis bertajuk "Pancasila 1 Juni 1945" yang pernah dimuat harian terkemuka.
Kekinian, ia terpilih kembali sebagai wakil ketua MPR RI untuk periode mendatang.
Selengkapnya, berikut profil Ahmad Basarah
Nama Lengkap : Ahmad Basarah
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 16 Juni 1968
Agama: Islam
Istri : Iva Noviera
Pendidikan
Baca Juga: Selama jadi Wapres, JK Akui Tak Bisa Wujudkan Indonesia Makmur
SD Negeri 01 Rawa Terate (1976-1982)
SMP Negeri 168 Cakung (1982-1985)
SMA Negeri 36 Rawamangun (1985-1988)
FIKOM Institut Ilmu Sosial dan Politik (IISIP) (1988-1992)
FISIP Universitas 17 Agustus (Untag) (1992-1995)
Pasca Sarjana FISIP Universitas Indonesia (UI) (1998-1999)
Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (2007-2009)
Doktor, Universitas Diponegoro (2016)
Organisasi
Aktivis Gerakan Reformasi (1996-1999)
Aktivis Mahasiswa (1988-1999)
Aktivis PDI Perjuangan (1999)
Sekjen Presidium GMNI (1996-1999)
Sekjen PP Persatuan Alumni GMNI (2006-2014)
Ketua PP Bamusi (2007-2010)
Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan (2010-2015)
Karier
Komisaris PT. Techniteam Indonesia (2008)
Anggota DPR RI (2009-2014)
Anggota DPR RI (2014-2019)
Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI (2014 – 2019)
Wakil Ketua MPR RI (2019-2024)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?