Suara.com - Relawan Jokowi Mania berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan untuk menunjuk menteri dari unsur relawan yang sudah berjuang memenangkannya di Pilpres 2019. Nama yang diusulkan relawan adalah Andi Gani Nena Wea.
Ketua Umum Kelompok Relawan Jokowi Mania Imannuel Ebenezer mengatakan Andi Gani, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), merupakan orang yang tepat untuk berada di dalam Kabinet Indonesia Kerja Jilid II.
"Kalau relawan ya yang bisa mewakili relawan itu Andi Gani Mina Wea, pertimbangannya beliau ini dekat dengan relawan, dekat dengan buruh, dekat dengan semua partai bagus komunikasi, lalu komunikasinya dengan bawah juga bagus," kata Ebenezer saat dihubungi pada Senin (21/10/2019).
Komunikasi inilah yang menjadikan relawan Jokowi Mania yakin Andi Gani akan menjadi pembeda di dalam jajaran kabinet menteri.
"Mau jadi pejabat publik tapi kaku ini enggak bisa juga, anda mau sekaya apapun, CEO apapun seandainya tidak punya kemampuan komunikasi yang baik ke bawah ya percuma," ujarnya.
Selain itu, menurut Ebenezer, masuknya Andi Gani akan meredakan kekecewaan relawan yang melihat situasi politik terkini dengan merapatnya Gerindra ke dalam koalisi Jokowi-Maruf Amin.
"Kita pengennya kalau Andi Gani masuk kabinet minimal mengurangi rasa kecewa kami ketika Gerindra dimasukin, itu saja sih. Menteri apapun, enggak harus menteri ketenagakerjaan," tuturnya.
Berita Terkait
-
Resmi Diminta Jokowi Jadi Pembantu, Prabowo: Saya Siap Kerja Keras
-
Prabowo Siap Jadi Menteri di Bidang Pertahanan, Relawan Jokowi Kecewa
-
Prabowo: Saya Sanggupi Permintaan Jadi Menteri di Bidang Pertahanan
-
Lempar Senyum, Prabowo Datangi Istana Negara
-
Prabowo Merapat ke Istana, Pakai Baju Putih Seperti Calon Menteri
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station