- Israel mengklaim membunuh Ali Larijani, pimpinan keamanan tertinggi Iran, dalam serangan di Teheran pada Senin (16/3), namun Iran belum konfirmasi.
- Ali Larijani, lulusan doktor filsafat, pernah menjabat Menteri Kebudayaan dan Presiden Parlemen Iran selama tiga periode.
- Larijani memiliki rekam jejak akademis kuat serta pernah dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Iran dua kali.
Suara.com - Israel mengklaim telah membunuh pimpinan keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani pada serangan yang menyasar ke Teheran pada Senin (16/3) waktu setempat.
Pihak Iran sendiri belum memberikan keterangan resmi terkai klaim sepihak militer Israel tersebut.
Menteri Pertahan Israel, Israel Katz menyebut Ali telah tewas. Namun laporan media lokal Iran membantah klaim Israel tersebut dan menyebut Ali Larijani lolos dari serangan kemarin malam.
Lantas siapa Ali Larijani, seperti apa sepak terjangnya di pemerintah Iran? Berikut ulasannya.
Larijani lahir di Najaf, Irak, dari keluarga ulama dan menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Sharif serta Universitas Tehran, meraih gelar doktor filsafat.
Ali juga dikenal sebagai dosen filsafat di Universitas Tehran.
“Bidang ekonomi bukanlah barak militer atau pengadilan yang bisa dijalankan dengan komando,” ujarnya saat mencalonkan diri dalam pemilu presiden 2021, sebelum akhirnya ditolak oleh Dewan Pengawas Pemilu.
Karier politik Larijani dimulai dari kepemimpinan media.
Ali pernah menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Seni Iran (1992–1993) dan memimpin Organisasi Penyiaran Iran selama 11 tahun.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
Di bawah kepemimpinannya, jumlah stasiun TV nasional meningkat dari 3 menjadi 7, ditambah 8 jaringan radio nasional dan 30 jaringan radio provinsi.
Larijani kemudian memasuki parlemen, mewakili provinsi Qom, dan menjadi Presiden Majelis Syura Islam Iran selama tiga periode berturut-turut (2008–2020).
Dalam periode ini, Larijani menandatangani berbagai legislasi strategis, termasuk mendukung pertanian, pengembangan sosial, dan program ekonomi.
Perannya di Dewan Keamanan Nasional kembali mencuat saat konflik Iran-Israel 2025–2026.
Larijani kerap menjadi sorotan terkait pemilu dan hak politik.
Ia dua kali dilarang mencalonkan diri sebagai presiden, meski dukungan publik dan tokoh senior termasuk Ayatollah Ali Khamenei tetap memberinya legitimasi moral.
Berita Terkait
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Riau, Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi
-
Polri akan Luncurkan Fitur Lapor Kehilangan dan Kejahatan Lewat Aplikasi Super App
-
Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Viral Teori Donald Trump Time Traveler! Sketsa 100 Tahun Picu Spekulasi Liar Netizen
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat
-
Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan
-
Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas