Suara.com - Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengaku langsung mengunjungi korban kebakaran di RT 12 , RW 2, Bidaracina, Jalan Otista Raya 2, Jatinegara, Jakarta Timur.
Ia menyebut juga menyalurkan bantuan langsung berupa kebutuhan pokok berupa makanan dan pakaian untuk para korban.
"Sudah aman. Kaos dikasihkan, pakaian dalam dikasihkan. Makanan cukup lengkap. Barusan saya dari sana," ujar Anwar saat dihubungi, Selasa (22/10/2019).
Penyaluran bantuan seperti pangan, kata Anwar, disalurkan langsunh melalui tingkat RW setempat. Suku Dinas Sosial Jaktim juga membantu pengadaan tempat penampungan sementara secara langsung.
"Mereka enggak punya rumah harus ditampung. Kalau pakaian dalam langsung dibagi karena butuh salinan. Handuk semuanya lengkap," jelasnya.
Anwar juga mengatakan pihaknya akan melakukan pengiriman bantuan dalam jangka waktu tiga hari. Namun jika masih dibutuhkan, bantuan akan disalurkan lagi untuk tiga hari selanjutnya.
"Tiga hari, enam hari tergantung kebutuhan di lapangan. Selama di situ kan sekolah harus dipakai, harus jalan," kata Anwar.
Ia juga menyebut masyarakat bisa mengirimkan bantuan secara langsung ke posko pengungsi korban kebakaran di SD 03 dekat lokasi kebakaran. Menurutnya, korban di lokasi membutuhkan kebutuhan pokok.
Sebelumnya, sebanyak 183 jiwa warga terpaksa harus kehilangan rumahnya pasca terjadi kebakaran hebat yang melanda permukiman di RT12 , RW 2, Bidaracina, Jalan Otista Raya 2, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (21/10/2019).
Baca Juga: Balon Pesta Diduga Berisi Uang Meledak, 8 Warga Kediri Terbakar
"Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di tiga RT RW02," kata Kasi Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman seperti dikutip Antara.
Rumah yang terbakar berada di RT 8 sebanyak 27 rumah yang dihuni 40 kepala keluarga, RT 9 sebanyak 21 rumah yang dihuni 35 kepala keluarga dan di RT12 sebanyak empat rumah yang dihuni satu kepala keluarga.
Total rumah tinggal yang terbakar 51 bangunan rumah tinggal yang hingga kini masih diselidiki penyebabnya.
"Api dan asap tiba-tiba terlihat membumbung tinggi, saya langsung telepon damkar," kata salah satu korban kebakaran, Sobirin.
Berita Terkait
-
51 Rumah Ludes Dilalap Api, Nasib 183 Warga Bidaracina Terlunta-lunta
-
Kebakaran di Rumah, Bocah 5 Tahun Selamatkan 13 Orang
-
Orang Tua Tolak Otopsi, 4 Bocah Korban Kebakaran Dimakamkan Satu Liang
-
Cerita Warga Berusaha Selamatkan 4 Bocah yang Tewas Terjebak Kebakaran
-
Korban Kebakaran Akan Nikah, Ria: Biar Antar Anak Sekolah dengan Ayah Baru
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist