Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Rabu, 23 Oktober 2019 | 13:18 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi. (Suara.com/Abdul Azis)

Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy kembali dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi Kabinet Jilid II untuk periode 2019-2024.

Namun kali ini, ia mengisi posisi yang berbeda yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Puan Maharani.

Muhadjir Effendy dikenal sebagai akademisi dengan karier cemerlang. Ia yang merintis karier dari bawah terpilih menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selama tiga periode.

Pada 2016 tepatnya saat perombakan Kabinet Kerja Jilid I, Muhadjir yang berusia 60 tahun terpilih menjadi Mendikbud untuk menggantikan Anies Baswedan.

Kendati begitu, ia sempat menuai kontroversi di awal masa jabatannya lantaran program Full Day School. Sejumlah pihak keberatan dengan gagasan yang menuntut anak-anak untuk memaksimalkan jam belajar di sekolah tersebut.

Melihat polemik yang terjadi, Muhadjir pun meminta maaf. Sementara itu, atas pertimbangan Presiden Jokowi dan sejumlah pihak terkait, program Full Day School pun akhirnya dibatalkan karena dinilai mematikan fungsi sekolah non-formal.

Tak hanya berprofesi sebagai akademisi dan penulis buku, Muhadjir juga dikenal sebagai pengurus Muhammadiyah pusat.

Selengkapnya, berikut profil Muhadjir Effendy.

  • Nama Lengkap: Muhadjir Effendy
  • Tempat dan Tanggal Lahir: Madiun, 29 Juli 1956
  • Agama: Islam
  • Istri: Suryan Widiati
  • Anak: 5

Pendidikan

  • SD Al-Islam Madiun (1968)
  • PGAN Madiun (1972)
  • PGAN (1974)
  • Sarjana Fakultas Tarbiyah IAIN Malang (1978)
  • Sarjana Pendidikan Sosial IKIP Malang (1982)
  • The Management for Higher Education, Victoria University, British Columbia, Canada (1991)
  • Regional Security and Defense Policy, National Defense University, Washington D.C., USA, (1993)
  • Magister, Adminsitrasi Publik (MAP), Universitas Gadjah Mada (1996)
  • Doktor, Ilmu-Ilmu Sosial, Pascasarjana Universitas Airlangga

Karier

  • Pembantu Rektor III/bidang Kemahasiswaan UMM (1984-1996)
  • Pembantu Rektor I/bidang akademik, UMM (1996–2000)
  • Rektor UMM (2000–2004; 20014-2008, 2008-2016)
  • Mendikbud (2016-2019)
  • Dosen tetap IKIP Malang (1986 - sekarang)
  • Menko PMK (2019-2024)

Organisasi

  • Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur (2005-2010)
  • Dewan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang (2008-2011, 2011-2014)
  • Anggota Dewan Pembina Ma’arif Institute for Culture and Humanity (2010-sekarang)
  • Ketua Umum Pengurus Pusat Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS-PTIS) (2011–2014)
  • Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidangg Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (2015-2020)
  • Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Timur (2014–sekarang)
  • Anggota Tim Visi Indonesia Berkemajuan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2014)
  • Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB-PII) Jawa Timur (2012–2016)
  • Wakil Ketua Pengurus Pusat Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS)(2013–2017)